Kendari, sultrademo.co – Usai aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sultra, yang berujung pada penutupan jalan di pertigaan kampus UHO, kini jalan tersebut sudah kembali normal.
Penutupan jalan di pertigaan kampus yang dilakukan mahasiswa merupakan bentuk kekecewaan atas peristiwa sedarah yang menewaskan Alm Randi dan Yusuf belum juga mendapatkan titik terang dari pihak kepolisian.
Suparman (40) tukang ojek yang biasa mangkal disekitaran jalan tersebut menyebutkan bahwa mulai sore kemarin, mahasiswa telah membuka pemblokiran jalan tersebut dan saat ini sudah bisa di lalui kembali.
dikatakannya, penutupan jalan sangat berpengaruh bagi arus lalu lintas karena para pengendara kesulitan mencari jalan lain menuju kampus ataupun ke arah sebaliknya, mengingat jalan alternatif yang digunakan pengendara sangat sempit dan menyebabkan kemacetan di lorong samping mandala waluya.
“Penutupan jalan pertigaan kampus ini sangat mempengaruhi arus lalu lintas pengendara, saya hanya berharap kepada adik-adik mahasiswa untuk tidak melakukan pemalangan jalan lagi,” harapnya.
“Sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang unjuk rasa kemarin menurut saya, siapa lagi yang bisa mewakili suara masyarakat kalau bukan mahasiswa,” tutupnya. 24/10/19.
Laporan : Irvan
Editor : Uci Lstri
 






