Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, UHO Adakan Pelatihan Pengembangan Softskill

  • Whatsapp
Ketgam : Peserta Pelatihan Pengembangan Softskill

Kendari, Sultrademo.co – Universitas Halu Oleo adakan Pelatihan Pengembangan Softskill untuk mempersiapkan mahasiswanya dalam menghadapi dunia kerja, Kamis (17/6).

Ketua Pokja Pusat Karir Universitas Halu Oleo, Yusna Indarsi mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir program Sarjana (S1) yang merupakan perwakilan dari 80 jurusan dan asalnya dari 16 fakultas.

Bacaan Lainnya

“Kuotanya itu terbatas, hanya 100 orang dan masing-masing adalah rekomendasi dari jurusan. Salah satu syaratnya adalah minimal sudah ujian proposal atau hasil,” ucap Yusna saat ditemui di Gedung Aula Pascasarjana UHO.

Yusna menjelaskan, kegiatan Pelatihan Pengembangan Softskill akan dicanangkan sebagai agenda tahunan UHO untuk mahasiswa tingkat akhir dalam persiapan menghadapi persaingan pasar kerja.

“Ini program yang InshyaaAllah akan diadakan tiap setahun sekali. Nanti akan menyesuaikan, jika memang betul-betul bermanfaat maka akan dirancang untuk mahasiswa sebelum penyelesaian studi,” pungkas Yusna.

“Agar mahasiswa tidak hanya memiliki bekal akademik dan prestasi, tapi juga memiliki bekal softskill. Apalagi sekarang ini perusahaan kan perekrutannya ketat,” imbuhnya.

Selain itu, Salah satu narasumber dalam pelatihan, Profesor Roy Darmawan menambahkan, peran softskill dan hardskil sama pentingnya, namun peran softskil lebih besar dalam mencapai kesuksesan dunia kerja.

“Kemampuan kecerdasan akademik itu memegang peranan hanya 20 persen terhadap kesuksesan, selebihnya ditentukan oleh faktor lain yang disebut oleh kecerdasan emosi,” tambah Prof. Roy yang juga merupakan Dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus Guru Besar pada Guangxi University for Nationalities, China.

Prof. Roy menekankan pada peserta pelatihan bahwa, berfikir positif dan memahami tujuan hidup itu penting dalam pengembangan softskill.

“Untuk meningkatkan softskill yang harus di utamakan adalah cara berfikir dan juga memahami fikiran pekerja. Berfikir positif terhadap segala hal. Selain itu, hiduplah dengan memiliki tujuan. Jika kita paham dengan tujuan kita, maka kita akan lebih terfokus dalam pencapaian tujuan tersebut,” tutupnya.

Writer: Luthfi Oktaviya
Editor: UL
  • Whatsapp

Pos terkait