sultrademo.co, KENDARI – Di Negeri ini, ruang pengabdian selalu terbuka bagi semua anak Negeri, dari berbagai latar belakang, dengan niat tulus berbakti untuk kebaikan. Ungkapan tersebut tepat bagi Heri Iskandar, Anak pasar Mandonga, Kota Kendari. Dia berhasil lolos menjadi komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara, setelah bersaing dengan 59 calon lainnya.
Heri terpilih setelah mengikuti rangkaian tes dari Bawaslu Republik Indonesia (RI), ia dinyatakan lolos pada Kamis (13/4/23).
Selain Heri, Bawaslu RI menetapkan empat nama lainnya yang berhasil lolos menjadi Komisioner Bawaslu Sultra dengan masa bakti 2023-2028. Diantaranya, Bahari, Darma, Indra Eka Putra, Iwan Rompo Banne.
Berangkat dari rasa syukur itu, Heri mengatakan, terpilihnya menjadi Komisioner Bawaslu Sultra karena berkat dukungan dan doa para keluarga serta sahabatnya.
“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan keluarga, sahabat. Sehingga saya dipercaya untuk mengemban amanah ini,” kata Heri melalui via telponya, Jumat (14/4).
Kemudian, Pedagang pasar Mandonga Kendari itu juga mampu lolos setelah bersaing dengan 59 orang calon komisioner dan telah melewati beberapa ujian dari Bawaslu RI.
Mulai dari tahapan tes tertulis atau computer assisted test (CAT) dan tes psikologi, tes kesehatan dan wawancara dan uji kelayakan dan kepatutan.
Setelah melewati berbagai rangkaian tes tersebut, Heri Iskandar dinyatakan lolos komisioner Bawaslu Sultra yang ditetapkan Bawaslu RI tertuang dalam pengumuman Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Nomor: 315/KP.01.00/K1/04/2023. Dan telah ditandatangani oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, pada Kamis (13/4/2023).
“Amanah ini semoga menjadi ruang pengabdian bagi kami dan bisa memberikan yang terbaik bagi kehidupan berdemokrasi yang lebih baik bagi bangsa ini”, tutur Heri menutup perbincangan.












