SP Kendari Konsolidasi Jaringan Advokasi Kasus Buruh Migran di Konawe

Konawe, Sultrademo.co Solidaritas Perempuan (SP) Kendari menggelar kegiatan konsolidasi jaringan untuk advokasi kasus perempuan buruh migran dan keluarganya di Kampus Universitas Lakidende, Senin (4/5/2026).

Kegiatan bertajuk “Pemerintah Desa/Kabupaten Menindaklanjuti Pengaduan Kasus Perempuan Buruh Migran dan Keluarga dalam Mendorong Sistem Kebijakan Berbasis Desa” itu berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WITA.

Bacaan Lainnya
 

Koordinator Program SP Kendari, Cristien, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Sementara peserta yang hadir terdiri dari 55 kaum muda dan mahasiswa, lima perwakilan perempuan buruh migran (PBM), empat koordinator desa (kordes) PBM, satu ketua kelompok PBM, Yuliana, serta Dekan Fakultas Ekonomi Unilaki.

Dalam kegiatan itu, Cristien menekankan pentingnya sistem perlindungan berbasis desa untuk memastikan pekerja migran dan keluarganya mendapatkan perlindungan, keadilan, dan kesejahteraan sejak sebelum keberangkatan, saat bekerja di luar negeri, hingga kembali ke daerah asal.

Menurutnya, penguatan sistem perlindungan di tingkat desa juga menjadi langkah penting untuk mencegah praktik perekrutan ilegal yang rentan menimbulkan eksploitasi terhadap perempuan buruh migran.

“Perlindungan berbasis desa menjadi langkah penting agar proses migrasi kerja dapat dipantau sejak awal dan perempuan buruh migran tidak mudah menjadi korban praktik ilegal,” ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai persoalan yang dihadapi buruh migran perempuan, termasuk pentingnya proses keberangkatan resmi dan terdokumentasi secara baik.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong adanya pencatatan kasus buruh migran di tingkat desa sebagai bagian dari sistem perlindungan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.

Melalui konsolidasi jaringan tersebut, Solidaritas Perempuan Kendari berharap terbentuk sistem perlindungan berbasis desa yang mampu memperkuat advokasi kasus perempuan buruh migran dan keluarganya di Kabupaten Konawe.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah

Pos terkait