SultrademoGroupNetwork Tutup Tahun Dengan Mengumumkan Andre Darmawan dan Waode Siti Heryani sebagai Man & Women of the Year 2025

Andre Darmawan sebagai Man Of the Year 2025 dan Waode Siti Heryani sebagai Women Of The Year 2025

KENDARI – SultrademoNetwork, sebuah media, publisher, sekaligus lembaga riset yang berbasis di Sulawesi Tenggara (Sultra), secara resmi menetapkan Andre Darmawan sebagai Man of the Year 2025 dan Waode Siti Heryani sebagai Women of the Year 2025.

Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan penilaian mendalam terhadap rekam jejak, konsistensi gagasan, serta kontribusi nyata keduanya dalam bidang pengabdian masing masing. Proses penilaian juga dilakukan melalui diskusi intensif di WhatsApp Grup SultraDemo, yang dikenal sebagai salah satu forum diskusi paling kredibel dan berpengaruh di Sultra.

Bacaan Lainnya
 

Andre Darmawan merupakan salah satu figur muda paling menonjol di Sulawesi Tenggara saat ini. Berprofesi sebagai pengacara, Andre dikenal luas karena kiprahnya dalam membela kepentingan masyarakat kecil pencari keadilan. Berbagai langkah hukumnya kerap menjadi sorotan media lokal hingga nasional.

Salah satu kiprah penting Andre adalah keberaniannya mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Terbaru, ia menggugat ketentuan yang memungkinkan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) merangkap jabatan sebagai pejabat publik. Gugatan tersebut dikabulkan MK dan dinilai sebagai kontribusi penting dalam menjaga marwah profesi advokat serta prinsip demokrasi.

Sementara itu, Waode Siti Heryani, yang akrab disapa Fanny Waode, merupakan seorang birokrat, aktivis perempuan, sekaligus berlatar belakang akademik psikologi. Dalam berbagai diskusi publik, Fanny dikenal aktif menyampaikan pandangan kritis dan solutif, terutama terkait isu kesehatan mental.

Belakangan, Fanny kerap memberikan analisis mendalam mengenai fenomena bunuh diri di Jembatan Teluk Kendari, budaya flexing di media sosial, serta dampaknya terhadap kesehatan mental masyarakat. Selain itu, ia juga aktif merespons isu-isu sosial dan hukum, termasuk fenomena korupsi pejabat, yang dianalisisnya dari perspektif psikologi.

Penetapan Andre Darmawan dan Waode Siti Heryani sebagai penerima penghargaan ini merupakan hasil kesepakatan bulat para panelis SultraDemo Group. Panel tersebut terdiri dari CEO SultrademoNetwork Arafat, Arief Rahman (aktivis senior gerakan sosial dan mantan Direktur Walhi Sultra), Hidayatullah (mantan Ketua KPU Provinsi Sultra), serta Ikram Pelesa, salah satu tokoh pemuda Sultra.

CEO SultrademoNetwork, Arafat, menegaskan bahwa kedua tokoh tersebut layak mendapat penghargaan tersebut.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait