Tak Dilibatkan Bagi Bantuan, Ketua Komisi II DPRD Kendari Kecewa

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Sikap Ketua RT 12 Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat kini menjadi buah bibir bagi Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu. Pasalnya, penyaluran bantuan sembako pada warga yang terdampak Covid-19 dinilainya menyalahi aturan.

“Kami kan sudah dapat pemberitahuan dari Pemkot (Pemerintah Kota) bahwa hari ini kami serentak akan turun ke lapangan untuk membagikan sembako,” terang Andi. Rabu, 13/05/2020.

Bacaan Lainnya

Namun kenyataannya, lanjut Andi, penyaluran sembako yang harusnya didampingi oleh pihak DPRD justru disalurkan lebih dulu oleh pihak RT.

“Paket sembako itu adalah paket dari DPRD, dana kami yakni dana bimtek dan perjalanan dinas. Kita serahkan ke Pemkot untuk kemudian dialihkan bagi warga yang terdampak Covid-19. Tapi ternyata setelah kami turun ke sana, sembako itu malah sudah dibagi. Kami kan tidak tau apakah betul-betul yang dapat itu adalah orang-orang yang terdampak Covid walaupun datanya ada,” jelas Andi.

Andi membeberkan terdapat warga yang minta didata tapi tidak dimasukkan. Menurutnya, Pemkot harus lebih terbuka terkait carut marut data yang ada, supaya penyaluran sembako menjadi tepat sasaran.

“Bukan kami mau datang lantas kita kasih konstituen saja. Bukan,
Pemkot harusnya tau kami di DPRD itu lembaga politik tapi jangan kita politisasi masalah bantuan. Kami punya hati nurani karena apa, ini masalah kemanusiaan. Kalau ada yang berani bermain masalah Covid pasti hukumannya berat,” tegas Andi.

Laporan : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait