Tersangka Penganiayaan, Sadil Ramdani Tak Ditahan Karena…

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pemain Sepak Bola Sulawesi Tenggara (Sultra) Sadil Ramdani telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan oleh Kepolisian resor (Polres) Kendari. Namun ia Tak ditahan dan hanya dikenakan Wajib lapor.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Sofwan Rosyidi mengungkapkan bahwa sebelum ditetapkan sebagai tersangka pihaknya telah melakukan pemeriksaan terlebih dulu kepada korban yang telah dianiaya Saddil Ramdani di Jalan Chaeril Anwar, Kelurahan Wua-Wua, Kecamatan Wua-Wua pada, Jumat 27 Maret lalu.

Bacaan Lainnya

“Saat ini status Sadil kami naikkan menjadi tersangka dan kami wajib laporkan, yang sebelumnya dari status penyelidikan kini sudah dinaikkan menjadi status penyidikan,” ujar Sofwan Rosyidi saat melakukan Konferensi Pers di Mako Polres Kendari, Sabtu (4/3/2020)

Ia pun menjelaskan bahwa hari ini pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, dimana beberapa hari sebelumnya kondisi korban belum bisa untuk diperiksa.

“Selain memeriksa korban kami juga telah melakukan pememeriksaan terhadap lima orang saksi terkait tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Saddil Ramdani dan dimana ditemukan sejumlah luka pada korban, Irwan (25) dibagian kepala maupun bibir ,” ungkap Sofwan Rosyidi

Sofwan Rosyidi menyampaikan masalah tidak melakukan penahanan itu kewenangan penyidik asal sudah memenuhi syarat objektif dan subjektif.

“Atas tindakan tersebut Sadil Ramdani dikenakan pasal 351 ayat 1 dan 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun,”pungkasnya

Diketahui, Sebelumnya pesepak bola yang membela Bhayangkara FC, tersebut dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kendari pada, Sabtu 28 Maret lalu oleh saudara korban yaitu, Adrian dengan bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor: STPL/109/III/2020.

 

Pos terkait