TP-PKK Bombana Fokuskan Kinerja Pada Penurunan Angka Stunting

Bombana, Sultrademo.co — Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana akan terus fokus pada program yang mengacu pada Perpres 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan angka stunting.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Hj Fatmawati Kasim Marewa S.Sos dalam sambutannya pada pembukaaan Rapat Koordinasi tahun 2023, Jumat (24/11/2023).

Bacaan Lainnya

Rakor digelar di Aula Tanduale Kantor Bupati dan dibuka langsung Pj Bupati Bombana, Ir H Burhanuddin MSi dan diikuti oleh pengurus PKK se-Kabupaten Bombana.

Pj Bupati, Ir H Burhanuddin MSi memberi apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana yang telah mengintegrasikan program-programnya dengan program kesejahteraan masyarakat yang dilaksanakan Pemkab Bombana.

Burhanuddin memberikan contoh program penurunan angka stunting dalam bentuk pemenuhan gizi ibu hamil, anak balita, dan ibu menyusui melalui Gerobak Dashat dan Ayah Ibu Asuh.

Pj Bupati juga terus mendorong dan memberi semangat kepada Tim Penggerak PKK untuk terus berbuat demi kesejahteraan masyarakat Bombana.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj Farmawati Kasim Marewa, S.Sos dalama sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Bombana dan jajarannya yang terus memberikan dorongan dan motivasi, termasuk membantu program-program PKK.

“Terima kasih kepada Bupati Bombana atas dorongan motivasi dan semangat untuk meningkatkan kualitas program yang disesuaikan dengan kondisi darah kita,” kata Hj Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos dalam sambutannya.

Dikatakan Fatmawati, salah salah satu keseriusan tim gerak PKK dalam mendukung pemerintah yaitu dengan menyelenggarakan rapat koordinasi pada hari ini.

“Kita berharap beberapa program utama yang dapat mengakselerasikan program PKK agar sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah maupun secara operasional,” lanjutnya.

Dikatakan, pelaksanaan 10 program PKK harus berintegrasi dengan Tim Penggerak PKK pusat sampai daerah secara berjenjang seluruh Indonesia.

“Target program PKK terus kami lanjutkan untuk tahun depan masih fokus pada pencegahan dan penurunan angka stunting menuju generasi emas tahun 2045 sebagaimana yang diamanahkan peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang penurunan angka stunting yang secara nasional masih di angka 21 persen,” beber Fatmawati Kasim Marewa.

“Program PKK Bombana yang telah dan akan terus dilakukan adalah Gerobak Dashat di setiap desa dan kelurahan, dan terus melanjutkan bapak dan ibu asuh bagi anak stunting,” imbuhnya.***

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait