Usai Larangan Dicabut, Wamendagri Izinkan Daerah Gelar Rapat di Hotel

Ketgam : Suasana Rakor yang Digelar Secara Daring

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar rutin oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (10/6/2025). Pertemuan virtual via Zoom Meeting tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Sultra.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memimpin rapat yang menghadirkan narasumber kunci seperti Deputi BPS Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Staf Ahli Menteri Pertanian Suwandi, serta Deputi III Bidang Perekonomian KSP Edy Priyono. Dari Pemprov Sultra, hadir perwakilan BPS, Inspektorat, dan dinas terkait.

Bacaan Lainnya
 

Dalam rakor, Bima Arya menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang strategi penguatan fiskal dan pengendalian inflasi.

“Kepala daerah didorong memaksimalkan belanja daerah untuk menggerakkan roda perekonomian,” tegasnya, menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi lokal.

Wamendagri juga mengumumkan kelonggaran kebijakan: “Pak Menteri memberikan arahan… bahwa Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dapat menyelenggarakan rapat dan pertemuan di hotel,” ujar Bima Arya, merujuk pada pernyataan Tito di media. Namun, ia menegaskan pelaksanaannya wajib mempertimbangkan tiga aspek kritis: urgensi kegiatan, substansi acara, dan frekuensi penyelenggaraan.

Kebijakan ini menjadi angin segar bagi daerah setelah sebelumnya ada pembatasan kegiatan pemerintah di hotel. Rakor kali ini fokus pada langkah antisipasi kenaikan harga pangan dan jasa, serta optimalisasi anggaran daerah sebagai stimulus ekonomi.

Laporan : Uci Lestari
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait