Baubau, Sultrademo.co – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dengan mendorong pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Sultra di Ballroom Tamimu, Senin (14/4/2025).
Ribka menekankan pentingnya inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kolaborasi dengan swasta. Menurutnya, hal ini akan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
“PAD atau dana transfer pusat sewaktu-waktu bisa berkurang jika ada kebijakan efisiensi. Karena itu, inovasi daerah untuk meningkatkan PAD sangat penting agar kita tidak kelabakan,” ujarnya.
Ia juga menepis kekhawatiran kepala daerah tentang potensi penurunan dana transfer
“Mari konsisten lakukan langkah ini. Jangan sampai kekhawatiran itu menghambat upaya meningkatkan kemandirian fiskal,” sambungnya.
Wamendagri menyoroti program Asta Cita(delapan cita-cita utama pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran). Pemda Sultra diminta fokus pada percepatan (quick wins) di tiga sektor krusial:
- Pendidikan
- Kesehatan
- Ketahanan Pangan Nasional
“Kita harus disiplin mewujudkan Asta Cita sebagai harapan bersama. Pemerintah daerah perlu optimal memanfaatkan kewenangan dan dukungan APBD,” tegas Ribka.
Ribka mengingatkan pentingnya sinergi pusat-daerah setelah pembagian kewenangan:
“Kewenangan pemerintah pusat dan daerah sudah jelas. Setelah itu, penguatan APBD dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan,” tandasnya.









