172 Orang Dalam Pemantauan Covid-19 Di Sultra 

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Andi Hasanah mengungkapkan data terbaru hasil deteksi penyebaran Virus Covid-19 di 17 Kabupaten/kota di Sultra.

“Dari data tersebut, terdapat 172 orang dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP), 38 orang diantaranya telah dipantau selama 14 hari dan dinyatakan sehat, sisa 133 orang yang masih dalam pantauan atau berstatus ODP, dengan sebaran Kabupaten Konawe 49 orang, Muna 2 orang, Kota Baubau 1 orang, Kolaka Utara 52 orang, Wakatobi 2 orang, Bombana 6 orang dan Kolaka Timur sebanyak 21 orang” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Rincian PDP dan ODP Covid-19 di Sultra (Kominfo Kota Kendari)

Andi Hasanah menghimbau masyarakat untuk tidak panik melihat angka-angka tersebut sebab masyarakat juga harus mengetahui bahwa yang dikategorikan ODP itu adalah warga Sultra yang datang atau telah berkunjung dari daerah yang terinfeksi, bukan dilihat dari adanya gejala-gejala awal seseorang terinfeksi virus. Terhadap orang tersebut sementara dilakukan pemantauan selama 14 hari.

“Kita harus bedakan orang dalam pamantauan dan pasien dalam pengawasan,” ucap Andi Hasanah saat menghadiri rapat Koordinasi Penanganan dan antisipasi Penyebaran Virus Corona di Mapolda Sultra, Rabu (18/3/2020)

Ia menerangkan bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang dicurigai mengalami suspect Virus Corona karena gejala-gejala awal seperti batuk, demam, sesak dan lainnya.

“Di Sultra saat ini yang tergolong pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah sebanyak 9 orang,”ungkapnya.

Ia mengungkapkan dari 9 orang yang berkategori PDP ini telah diperiksa dan dinyatakan sehat, 4 orang diantaranya telah dinyatakan negatif sedangkan 5 orang masih dalam tahap pemeriksaan.

“Mudah-mudahan tidak ada yang positif, kita periksanya di laboratorium yang ada di Jakarta, masih menunggu hasilnya” pungkasnya.

Sebagai Informasi rapat Koordinasi Penanganan dan antisipasi Penyebaran Virus Corona di Mapolda Sultra, Rabu (18/3/2020) di hadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H.Ali Mazi, Kapolda Sultra, Wali Kota / Bupati se-Sultra serta Forkopimda.

  • Whatsapp

Pos terkait