2.126 KPM Bakal Terima Bantuan KKS dari Pemkot Kendari

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui ketua TP PKK Kota Kendari didampingi oleh Dinas Sosial dan Koordinator KKS Kota Kendari menyerahkan secara simbolis program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 59 keluarga untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Program ini merupakan program Kementerian Sosial Republik Indonesia. Penyerahannya berlangsung di Kelurahan Lahundape dan Kemaraya, Senin (11/05/2020).

Bacaan Lainnya

Usai penyerahan, Ketua TP PKK kota Kendari, Sri Lestari meyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah peduli kepada masyarakat kurang mampu di Kota Kendari.

“Saat ini pemerintah memang intens memberikan bantuan sembako kepada masyarakat, karena saat ini bantuan itulah yang paling dibutuhkan oleh masyarakat ditengah pandemi covid-19′” ucap Sri.

Selain itu, Pemkot Kendari juga secara serentak akan menyalurkan bantuan sembako pada tanggal 12 Mei mandatang. Hal ini sebagai bentuk keedulian terhadap masyarakat yang juga masih dalam rangkaian HUT Kota Kendari ke-189.

Sementara itu, Koordinator Daerah Progran KKS Kota Kendari, Sahida mengatakan, penerima KKS berjumlah 2.126 KPM yang tersebar di sebelas Kecamatan dan 64 Kelurahan.

“Penyerahan kami lakukan serentak hari ini di seluruh kelurahan. Hanya saja kali ini secara simbolis kami laksanakan di Kelurahan Lahundape. Jatah KKS setiap kelurahan berbeda, khusus di Kelurahan Lahundape berkisar 32 KPM,” terangnya.

Untuk penggunaan KKS sendiri, masyarakat tinggal bertransaksi di E-Waroeng yang telah ditunjuk oleh Pemkot. Penerima bantuan nantinya akan langsung memperoleh bahan pangan berupa beras, telur, sayur mayur, dan lainnya senilai Rp.200 per KPM.

Sebanyak 54 agen penyalur (E-Waroeng) di Kota Kendari telah bekerja sama dengan Bank Himbara (Himpunan Bank Rakyat) salah satunya adalah Bank BRI.

“Terhitung Maret hingga Agustus 2020, kartu sembako ini akan membantu masyarakat mendapatkan bantuan, tapi tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang apabila Covid-19 belum berakhir. Dan bagi warga yang belum terdaftar disarankan segera melapor ke Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) di setiap kelurahan untuk kemudian didata dan dilaporkan kepada kami,” ucap Sahida.

Laporan : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait