8 Kelompok Tani dapat Bantuan Dana dari Bupati Konut

Reporter: Supi

Konawe Utara,Sultrademo.co– Bupati Konawe Utara, H.Ruksamin menghadiri kegiatan pelatihan tematik kelompok tani pekarangan pangan lestari yang di gelar oleh Dinas Ketahanan Pangan di Kebun Taruna Tani Konasara Desa Awila Puncak Kecamatan Molawe Konawe Utara (Konut) Senin 31/05/2021.

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan itu, Bupati Konawe Utara H.Ruksamin juga membuka kegiatan secara resmi yang sekaligus di rangkaikan penyerahan dana ratusan juta rupiah pada delapan kelompok tani pekarangan pangan lestari.

Yang diketahui setiap kelompok menerima 55 juta rupiah diperuntukan untuk usaha tani di setiap daerah kelompok tani masing-masing.

Dalam penyerahan dana tersebut turut hadir Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Bapak Kapolres, Perwira Penghubung dan Kepala Pos BINDA, serta Staf Ahli, Asisten dan Para Kepala OPD Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara.

Usai penyerahan itu, dilanjutkan  dengan pemberian materi tentang manajemen pertanian, perhitungan, pengelolaan kelompok, pemasaran, teknis tanam, serta manfaatnya.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara memberikan gambaran keuntungan yang akan didapatkan oleh petani serta pendapatan daerah yang besar jika masyarakat memanfaatkan program dan lahan pekarangan pertanian.

“Misalnya, kalau di dalam satu desa ada 25 orang masyarakat yang memanfaatkan pekarangan seluas 50×50 m2 dengan menanam cabai dengan hasil harga misalnya Rp. 20.000 per kilogram dikalikan dengan jumlah desa sebanyak 159 desa, berarti kita mampu menghasilkan pendapatan sebanyak Rp. 993.750.000 pertiga bulan jika menghasilkan 25 kilogram pertiga bulan,” jelasnya.

“Ini gambaran perhitungannya yang rendah, nah coba bayangkan kalau kita menanam dengan memanfaatkan pekarangan yang ada pastinya perekonomian kita akan lebih mandiri dan sejaterah tentunya,” tambahnya.

Ditempat itu juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ruddin Sudo,S.Pd  menuturkan bahwa kegiatan yang mengusung tema “Pemanfaatan Pekarangan Melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sekiranya bisa menjadi substansi dari kegiatan tersebut degan mendorong para kelompok tani agar bisa nendukung ketahanan pangan masyarakat di masa Pandemi Covid-19 mnuju Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

“Kita berharap delapan kelompok tani yang terbentuk ini agar betul-betul memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan pertanian,pengelolaan yang jujur dan transparan sehingga harapan pemerintah bisa tercapai dan untuk kita semua,” tuturnya

Selanjutnya, pada tempat yang sama Kepala Bidang (Kabid) Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Ahmad Sukanto menyebutkan delapan kelompok penerimaan bantuan itu berasal dari lima kecamatan yang dikategorikan layak berdasarkan hasil verifikasi berkas administrasi, ketersediaan lahan, SK tani yang dikeluarkan oleh masing-masing desa yang selanjutnya telah terdaftar di simultan di TPP Dinas Pertanian.

Lanjut Sukanto menyebutkan kelompok-kelompok tani yang mengikuti pelatihan dan menerima bantuan langsung adalah sebagai berikut :
1. Kelompok Tani Kapumoleba dari Desa Walalindu Kecamatan Asera.
2. Kelompok Tani Meronga-ronga dari Desa Otipulu Kecamatan Wawolesea
3. Kelompok Tani Konasara dari Desa Andumowu Kecamatan Lasolo
4. Kelompok Tani Mepokoaso dari Desa Longeo Utama Kecamatan Asera
5. Kelompok Tani Samaturu Desa Otole Kecamatan Lasolo
6. Kelompok Tani Kartini Mandiri Desa Watuwula Kecamatan  Lembo
7. Kelompok Tani Putri Konasara Desa Lamparinga Kecamatan Wiwirano
8. Kelompok Tani Mawar Kelurahan Tinobu Kecamatan Lasolo.

“Delapan kelompok ini masing-masing kelompok terdiri 30, ya kami berharap para kelompok ini bisa memberikan contoh pada calon penerima bantuan selanjutnya yang telah memenuhi syarat dan ketentuan,” harapnya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait