295 Jemaah Haji Asal Kendari Tiba, Semua Dalam Kondisi Sehat

Kendari, Sultrademo.co – Kepulangan Jama’ah Haji asal Kendari yang tergabung dalam Clauter 6 tersebut disambut langsung oleh Gubernur Sultra, H. Ali Mazi dan Kakanwil Sultra, H. Zainal Mustamin.

Kakanwil Kemenag Kota Kendari, H. Lalang Jaya saat dikonfirmasi oleh sultrademo.co menuturkan kepulangan semua Jama’ah Haji asal Kendari dalam keadaan sehat wal’afiat.

Bacaan Lainnya
 
 
 

“Untuk Kendari sudah selesai. Alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat wal’afiat, para jamaah menggunakan dua kali penerbangan. Pesawat pertama tadi pagi berangkat jam 07.40 dari Makassar tiba di Kendari jam 09.30 kemudian penerbangan yang kedua jam 11.00 dari Makassar tiba setengah 13.00 tadi siang,” ujar Lalang, pada Jumat (5/8/2022).

Terkait ketentuan protokol kesehatan, kata Lalang para Jama’ah Haji sebelum diterbangkan di Kendari semuanya telah memenuhi standar protokol kesehatan.

“Sudah di boster dan di anti gen Makassar sudah selesai. Kecuali yang belum layak kerana ada masa tenggang waktunya boster,” kata Lalang.

Hj. Musrianti salahsatu jama’ah haji asal Kendari memberikan apresiasi terhadap proses pelayanan pelaksanaan haji di tahun 2021.

“Bagus pelayanannya tahun ini, sangat memuaskan. Ada juga hikmahnya dibalik Pandemi dua tahun sebelumnya. Kita belum lapar ada lagi makanan, baru menu makanannya ayam sama daging, pokoknya komplit,” tururnya.

Selain itu yang menjadi cobaan dalam proses pelayanan pelaksanaan haji kata Hj. Musrianti harus menyesuaikan dengan kondisi suhu tanah Mekah.

“Terlalu panas matahari di sana, karena memang cuacanya di sana berbeda dengan Indonesia, sehingga harus menyesuaikan. itu saja,” terangnya.

Dia berharap pada pengelolaan haji di tahun tahun kedepan bisa berjalan lebih baik lagi dan bisa menambah kuota jama’ah haji untuk Sulawesi Tenggara.

 

Laporan : Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait