Konawe, Sultrademo.co — Sebanyak 528 mahasiswa Universitas Mandala Waluya Kendari melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik dan Praktik Kerja Komunitas (KKN-T & PKK) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (21/4/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di empat kecamatan, yakni Bondoala, Kapoiala, Lalonggasumeeto, dan Soropia.
Wakil Rektor I Universitas Mandala Waluya, Lodes Hadju, SKM, M.Kes, Ph.D., mengatakan bahwa pelaksanaan KKN-T dan PKK ini merupakan bentuk intervensi berbasis permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat.
Mahasiswa didorong untuk mengoptimalkan waktu selama 30 hari untuk menjalankan program yang telah disusun bersama dosen pembimbing.
“Program yang kami dorong di antaranya penanggulangan tindak pidana narkotika, pengolahan obat herbal, dan penanganan stunting. Seluruh program ini berbasis pada kebutuhan riil masyarakat,” ujar Lodes, Senin (21/4/2025).
Khusus untuk Kecamatan Kapoiala, Lodes memberi penekanan agar mahasiswa lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Camat Kapoiala, M. Sobri Rustam, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T & PKK yang tersebar di delapan desa dan kelurahan, yakni Kelurahan Kapoiala, serta Desa Lalimbue, Tombawatu, Pereoa, Lamendora, Labotoi, Labotoi Jaya, dan Sambara Asi.
Sobri berharap kehadiran mahasiswa mampu mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Ilmu dan pengalaman yang mereka miliki di bangku kuliah diharapkan dapat diterapkan langsung di lapangan. Setelah program selesai, kami juga menantikan laporan dan rekomendasi, khususnya di bidang kesehatan, yang bisa dijadikan dasar peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Sobri juga mengingatkan agar seluruh peserta KKN tetap menghormati nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di masyarakat tempat mereka mengabdi.
Laporan: Muhammad Sulhijah

















