80.000 Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Maret 2026

Jakarta, Sultrademo.co — Sebanyak 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih ditargetkan sudah beroperasi penuh pada Maret 2026. Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono mengatakan, target ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto.

Ferry mengungkapkan, Presiden Prabowo meminta agar operasionalisasi Kopdeskel Merah Putih dipercepat agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat desa. Namun, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan, terutama terkait pembangunan gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya.

Bacaan Lainnya
 

“Maret 2026 kita harapkan seluruh gerai dan gudang selesai dibangun. Insyaallah, Maret 2026 target operasi Kopdeskel Merah Putih bisa berjalan dengan baik,” kata Ferry dalam keterangannya, dikutip dari detik finance, Rabu (22/10/2025).

Ferry menjelaskan, Satgas Percepatan Pembentukan 80.000 Kopdeskel Merah Putih saat ini bekerja intensif untuk memastikan target tersebut tercapai. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemetaan tanah idle di setiap desa sebagai lokasi pembangunan gudang dan gerai koperasi.

“Kita sekarang sudah mulai menginventarisir data tanah. Asumsinya, per hari bisa kita dapatkan minimal seribu titik tanah di desa-desa. Pokoknya begitu ada titik tanahnya, langsung dibangun,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan pembangunan aset fisik dan modal kerja, pemerintah juga menyiapkan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar untuk setiap Kopdeskel Merah Putih.

Selain infrastruktur, Kemenkop UKM juga menyiapkan Business Assistant dan Project Manager Officer (PMO) di setiap wilayah. Masing-masing personel akan bertanggung jawab terhadap 10 Kopdeskel Merah Putih, dan berperan memastikan operasionalisasi koperasi berjalan baik setelah resmi beroperasi.

Menurut Ferry, langkah ini dilakukan agar Kopdeskel Merah Putih tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga benar-benar aktif sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat di tingkat desa dan kelurahan.

Ferry optimistis, dengan dukungan lintas kementerian/lembaga (K/L) dan berbagai stakeholder terkait, cita-cita besar Presiden Prabowo untuk mengembalikan sistem ekonomi berbasis gotong royong melalui Kopdeskel Merah Putih akan segera terwujud.

“Program ini adalah wujud nyata keinginan pemerintah untuk membangun ekonomi rakyat dari bawah. Kopdeskel Merah Putih akan menjadi motor baru kebangkitan ekonomi desa,” pungkasnya.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait