Apresiasi Prestasi, Pemprov Sultra Cairkan Bonus Atlet PON Beladiri 2025 Secara Transparan

Kendari, Sultrademo.co Langkah nyata dalam menghargai dedikasi atlet diwujudkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebanyak 310 juta rupiah bonus prestasi telah ditransfer langsung ke rekening para atlet peraih medali pada ajang PON Beladiri 2025, menandai era baru tata kelola pembinaan olahraga yang lebih transparan dan akuntabel di Bumi Anoa.

Bacaan Lainnya
 

Prestasi atlet merupakan kebanggaan bagi daerah. Sebagai bentuk konkret apresiasi atas perjuangan mereka mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di gelanggang nasional PON Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, Pemprov Sultra melalui KONI Sultra memastikan seluruh hak atlet diberikan tanpa potongan atau perantara.

Proses penyaluran yang dilakukan pada Kamis (30/4/2026) ini menjadi wujud komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam meningkatkan kesejahteraan atlet. Dengan sistem transfer langsung, pemerintah ingin menegaskan bahwa setiap tetes keringat para atlet mendapatkan penghargaan yang setimpal dan tepat sasaran.

“Realisasi bonus ini bukan sekadar angka. Ini adalah bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para atlet agar terus meningkatkan prestasi dan tidak pernah berhenti untuk memberikan yang terbaik bagi Sulawesi Tenggara,” ujar Sekretaris KONI Sultra, Laode Sawali.

Transparansi sebagai Standar Baru

Bendahara KONI Sultra, Albert Rokky Palulungan, menjelaskan bahwa total bonus senilai Rp310 juta ini bersumber dari dana hibah Pemprov Sultra Tahun Anggaran 2026. Ia menegaskan, proses pencairan dilakukan secara cepat setelah seluruh prosedur administrasi dan perencanaan anggaran tuntas pada 17 April lalu.

Skema bonus yang ditetapkan pemerintah adalah Rp50 juta untuk setiap keping medali perak, dan Rp30 juta untuk peraih medali perunggu. Kesembilan atlet penerima bonus ini merupakan pahlawan olahraga yang telah berjuang keras di tengah ketatnya persaingan pada PON Beladiri 2025.

Suara Atlet: Penghargaan yang Memotivasi

Muhammad Muliadi, atlet taekwondo yang sukses menyabet medali perak, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Baginya, bonus ini adalah suntikan energi baru untuk menatap agenda pertandingan berikutnya.

“Penghargaan ini sangat membantu dan pastinya menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berlatih lebih keras. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan jajaran pengurus KONI Sultra atas dukungan dan pembinaannya,” ungkap Muliadi.

Berikut daftar atlet penerima bonus PON Beladiri 2025:

  • Cabang taekwondo: Muhammad Muliadi (perak), Iluh Sinta Sundariasih (perunggu), dan Masyuri Wardani N. (perunggu).
  • Cabang sambo: Muh. Jodi Setiawan T dan Yahya Muhammad, masing-masing meraih medali perunggu.
  • Cabang silat: Harya Alimin dan Nur Khafifah Rozalddin, masing-masing meraih medali perunggu.
  • Cabang shorinji kempo: Aldi Gunawan (perunggu) dan Achmad Djildan (perak).

Ke depan, pola penyaluran langsung ini diharapkan menjadi standar pelayanan baru di Sultra. Transparansi dalam penghargaan bukan hanya soal nominal, tetapi soal membangun kepercayaan antara atlet, KONI, dan pemerintah daerah.

Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan lahir lebih banyak talenta atlet berprestasi yang siap membawa Sulawesi Tenggara terbang tinggi di kancah nasional maupun internasional. (Adv)

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah

Pos terkait