Baubau, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Baubau di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Yusran Fahim, SE dan Wakil Wali Kota Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc sukses menuntaskan 83 persen dari total program kerja dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka. Capaian tersebut menjadi batu loncatan penting dalam mewujudkan visi lima tahun pemerintahan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan tata kelola kota yang berkelanjutan.
Capaian ini disampaikan dalam kegiatan Sarasehan dan Ekspose 100 Hari Kerja yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, Selasa (23/6/2025).
Wali Kota menjelaskan bahwa program 100 hari kerja mencakup 16 agenda besar dan 72 kegiatan prioritas yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama Forkopimda, OPD, dan masyarakat.
Beberapa program prioritas yang berhasil dijalankan antara lain:
- Revitalisasi ruang publik seperti Kotamara, Pantai Kamali, dan Stadion Betoambari
- Penanganan genangan di Jalan Gajah Mada dan pembangunan rabat beton di Pulau Makasar
- Peningkatan lampu penerangan jalan
- Pemberian beasiswa pelajar serta pelatihan untuk masyarakat
- Gerakan “Baubau Hijau” berkelanjutan
- Optimalisasi aset daerah dan penataan birokrasi
- Penegakan perda serta pengendalian pemanfaatan ruang
- Penanganan inflasi melalui pasar murah dan pemantauan harga
- Pelayanan kesehatan gratis melalui program MAKESA
- Konsolidasi Forkopimda dan penguatan hubungan pusat-daerah
- Pelantikan pengurus PKK, Dekranasda, KONI, dan Karang Taruna
- Rasionalisasi anggaran hingga Rp20 miliar
- Penyerapan aspirasi masyarakat melalui audiensi langsung
Tak hanya itu, dalam periode 100 hari ini Pemkot juga responsif terhadap kebutuhan mendesak, seperti menghadirkan tambahan rute penerbangan Super Air Jet Baubau-Makassar dengan harga terjangkau, yang diperkirakan menghemat biaya masyarakat hingga Rp6,3 miliar per bulan. Termasuk juga fasilitasi keberangkatan jemaah haji dan penyelenggaraan Musrenbang tingkat Provinsi Sultra di Baubau.
Pemkot juga menggandeng Korea Selatan untuk kerja sama bidang pendidikan dan smart city, memanfaatkan forum APEKSI di Surabaya sebagai jalur diplomasi antar kota.
Menuju Langkah Strategis 2025
Melanjutkan capaian awal ini, Pemkot telah menyiapkan beberapa program strategis untuk tahun 2025, antara lain:
- Pemberian pakaian seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP
- Penataan lanjutan kawasan Pasar Wameo, Pantai Kamali, Kotamara, dan Simpang Lima
- Pengembangan Lakologou sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dan lokasi HUT Kota Baubau
- Reaktivasi penerbangan Baubau-Kendari dan kapal laut rute Baubau-Balikpapan
“Sudah barang tentu, program 100 hari kerja ini bukan akhir. Justru ini adalah awal dari perjalanan kami dalam mewujudkan visi lima tahun. Kami mohon doa dan restu seluruh masyarakat agar langkah kami ke depan semakin mantap dan membawa kesejahteraan nyata,” tutup Yusran.
Laporan : Uci Lestari
Editor : UL
 






