Kendari, Sultrademo.co – Ribuan pelajaran se kota Kendari menjadi terlantar saat hendak pulang sekolah diakibatkan tidak adanya sopir angkot yang beroperasi.
Diketahui alasan tidak beroperasinya sopir angkot di karenakan sedang menggelar aksi mogok “Narik” buntut dari adanya kebijakan pemerintah pusat untuk menaikkan harga BBM Subsidi, Sabtu, (3/9/2022) lalu.
Menyikapi hal tersebut, Polresta Kendari berinisiatif akan mengoperasikan bus miliknya guna mengangkut para pelajar sembari menunggu angkot beroperasi kembali secara normal.
“Kami dari Polresta akan menyiapkan kendaraan jenis bus dua unit,” kata Kapolresta Kendari, Kombes Eka Faturrahman kepada Wartawan pada Senin, (5/9/2022) malam.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kendari dalam mengatasi masalah tersebut.
“Pemkot akan menyiapkan enam unit kendaraan dengan rincian tiga unit bus, dengan kapasitas penumpang empat puluh orang penumpang dan tiga unit bus dengan kapasitas dua puluh orang penumpang,” jelasnya.
Polresta Kendari juga akan melakukan pengawalan terhadap armada bus yang dioperasikan guna mengantisipasi adanya gangguan dan ancaman dari para supir angkot yang melakukan aksi unjuk rasa.
Laporan : Muh Sulhijah
 






