Kendari, Sultrademo.co – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, menghadiri pembukaan Kejuaraan Menembak Kapolda Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Tembak Ade Yahya, Mako Satuan Brimob Polda Sultra, Rabu (8/7/2026).
Kejuaraan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi antara Kepolisian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet menembak di daerah.
Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi membuka kejuaraan. Dalam sambutannya, ia mengatakan olahraga menembak bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, dan profesionalisme.
Menurut Kapolda, olahraga menembak melatih ketenangan, fokus, presisi, dan ketelitian, sekaligus membentuk kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan terukur, kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan tugas di lapangan.
Usai pembukaan, Gubernur Andi Sumangerukka bersama Kapolda Sultra melakukan tembakan perdana sebagai tanda dimulainya Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengapresiasi inisiatif Polda Sultra yang menyelenggarakan kejuaraan sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga, tetapi juga membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet menembak potensial yang dapat dibina untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Saya melihat acara ini adalah ajang silaturahmi sekaligus menguji ketelitian dan kesabaran, karena menembak itu harus ada ketelitian dan kesabaran. Saya selaku Gubernur Sulawesi Tenggara mengucapkan terima kasih atas perlombaan ini. Semoga melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet menembak Sultra yang berprestasi dan dapat dibina untuk mengharumkan nama daerah,” ujar Andi Sumangerukka.
Kejuaraan Menembak Kapolda Cup digelar selama dua hari, mulai 8 hingga 9 Juli 2026. Peserta berasal dari unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, pejabat utama Polda Sultra, para Kapolres, serta personel satuan kerja Polda dan Polres jajaran.
Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat. Di sisi lain, ajang tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga menembak untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
 






