Buton Tengah, Sultrademo.co – Semenjak ia dilantik pada 25 Mei 2023 yang lalu, Andi Muhammad Yusuf selaku Penjabat (Pj) Bupati Buton Tengah telah berkomitmen penuh melaksanakan tugas dengan baik dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Buton Tengah.
Perlahan tapi pasti, percepatan penurunan angka stunting menjadi fokus perhatian bersama seluruh stakeholder dengan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan komitmen penuh bersama menjalankan program-program penurunan stunting secara maksimal dan tepat sasaran, baik dari pemerintah kecamatan, lurah/desa serta melibatkan sejumlah pihak berkolaborasi menjadi bapak/ibu asuh anak stunting, mulai terlihat hasilnya pada tahun 2023.
Terbukti dari sumber data Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, capaian penurunan angka stunting Buteng pada Agustus 2023 mencapai 15,7 persen dengan jumlah 1369 stunting dari data ukur 8699, berbeda jauh dari capaian tahun 2021 dan 2022. Capaian tersebut telah mendekati target nasional penanganan penurunan stunting di kabupaten/kota sebesar 14 persen pada tahun 2024 sesuai intruksi Presiden Indonesia.
Atas capaian tersebut, Andi Muhammad Yusuf telah membuktikan keberhasilannya dalam penurunan angka stunting dengan mendapatkan anggaran bantuan insentif sebesar Rp5,7 miliar dari pemerintah pusat, dalam hal ini Tim Percepatan Penurunan Stunting yang diketuai oleh Wakil Presiden, K.H. Ma’ruf Amin.
Ia mengungkapkan, saat dirinya menghadiri Rakornas Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (6/10/2023) lalu, dari 514 kabupaten/kota terdapat 65 daerah yang diundang untuk menerima bantuan isentif penanganan stunting.
“Daerah yang mendapatkan bantuan termasuk Kabupaten Buton Tengah mendapatkan insentif sebesar Rp 5,7 Miliar sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah pusat atas komitmen nyata percepatan penurunan stunting,” ucap Andi Muhammad Yusuf kepada sejumlah awak media.
Ia menyampaikan, bantuan insentif pemerintah pusat ini nantinya akan dimaksimalkan untuk percepatan penurunan stunting.
“Penggunaan dana bantuan ini betul-betul diperuntukkan tepat sasaran dengan cara bekerja sama dalam ini OPD tim percepatan penurunan stunting untuk mencapai target minimal di akhir tahun November atau Desember 2023 angka stunting Buton Tengah tidak lagi nomor urut satu di Sulawesi Tenggara dan mencapai target nasional pada tahun 2024,” paparnya. (adv)

















