Apdesi Kabupaten Konawe Segera Terbentuk

Unaaha, Sultrademo.co– Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI akan segera terbentuk di Kabupaten Konawe. Maret mendatang, organisasi semua kepala desa (Kades) tersebut akan menggelar musyawarah perdana

Ketua Panitia Musyawarah APDESI Konawe, Dwi Septiawan kepada awak media mengunggapkan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APDESI Sultra baru terbentuk tahun 2020 lalu. Selanjutnya, pihak DPD memerintahkan sekaligus memandatkan kepada 13 kepala desa di Konawe untuk menggelar musyawarah untuk tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Bacaan Lainnya

“Hari ini, dari 13 nama kepala desa yang menerima mandat, ada 8 orang yang sempat menghadiri rapat untuk membahas lebih lanjut tentang musyawarah APDESI Kabupaten Konawe. Artinya sudah quorum. Saya sendiri dipercaya sebagai ketua panitia dan Syamsul Jais (Kades Asaki, Kecamatan Lambuya) sebagai sekretaris panitia,” ujar pria yang menjabat Kades Anggohu usai menggelar rapat di salah satu restoran di Unaaha, Kamis (11/2/2020).

Berdasarkan hasil rapat, lanjut Dwi, musyawarah APDESI Konawe akan digelar 17 Maret 2021. Jadwal pendaftaran calon ketua akan dibuka mulai tanggal 10 sampai 12. Selanjutnya, penetapan calon pada tanggal 13. Sedangkan visi misi calon akan dilakukan tanggal 15.

“Kami membuka komunikasi terkait musyawarah APDESI ke-291 Kades se-Kabupaten Konawe. Semuanya punya hak yang sama untuk menjadi calon ketua yang penting memenuhi syarat ,” ungkapnya.

Dwi menjelaskan, secara teknis nantinya tiap kecamatan akan mengirim tiga utusannya saat musyawarah. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumuman massa saat kegiatan musyawarah, mengingat saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19.

“Di kecamatan kan sudah ada asosiasinya. Nanti tinggal mereka rembuk untuk mengutus siapa yang akan ikut musyawarah. Maksimal perwakilan kecamatan itu tiga orang. Tapi ada kecamatan juga yang cuma ada 1 desanya, bahkan ada yang tidak ada. Itu akan menyesuaikan semua,” jelasnya.

Dwi berharap, musyawarah APDESI bisa berjalan lancar sebagaimana yang direncanakan. Gol utamanya adalah membuat organisasi tersebut sebagai wadah yang mempersatukan para kepala desa se-Kabupaten Konawe.

“Kita berharap Ketua APDESI nantinya bisa membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Musyawarah APDESI Konawe menambahkan, ada beberapa poin syarat menjadi calon Ketua APDESI. Selain jadi Kades aktif yang bersangkutan juga harus terbebas dari proses hukum, baik sebagai terlapor maupun tersangka.

Laporan : Jumardin

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait