Apkasindo Perjuangan Dorong Pemprov Sultra Gencarkan Peremajaan Sawit Rakyat

Kendari, Sultrademo.co – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perjuangan terus mendorong Pemprov Sultra agar bekerjasama dalam menggencarkan peremajaan sawit rakyat untuk membantu ekonomi dan kesejahteraan petani kelapa sawit di Sultra.

Ketua DPP Apkasindo Perjuangan, Alpian Arahman, mengatakan, Pemprov Sultra ditargetkan oleh pemerintahan pusat Peremajaan Sawit Rakyat seluas 3.500 hektare pada dua Kabupaten dan Kota.

Bacaan Lainnya

“Namun, realisasinya sampai saat ini sudah 43 persen, rekomteknya 2.086 hektare, penanaman 1.496 ha,” katanya, pada acara Focus Group Discussion (FGD) 2022 di Kendari, Rabu 19 Oktober 2022.


Alpian menilai, PSR di Sultra masih rendah karena baru mencapai 43 persen dari total yang ditargetkan pusat, sehingga ke depan Sarana Prasarana (Sarpras), dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) perkebunan sawit harus lebih dipacu demi mempercepat peningkatan kesejahteraan petani sawit.


Rendahnya produktivitas kelapa sawit rakyat, disebabkan berbagai hal, di antaranya budidaya kelapa sawit belum memenuhi GAP (GEP), tanaman rusak dan sudah tua, penggunaan bibit yang tidak unggul/bersertifikat; dan mahalnya pupuk membuat para petani mengurangi dosis pupuk yang seharusnya diberikan atau bahkan tidak memupuk sama sekali karena tidak memiliki dana yang cukup.


“Saya sebagai ketua umum Asosiasi petani kelapa sawit Indonesia perjuangan berharap dengan hadirnya program PSR, Sapras dan SDM yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa sawit (BPDPKS) merupakan program resmi Kementerian Pertanian RI. Ini membuktikan keseriusan pemerintah untuk merangkul dan membantu petani kelapa sawit sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan kemajuan sawit Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW Apkasindo Perjuangan Sultra, Subandi dalam sambutannya, mengatakan, program yang diamanahkan sebagai selaku pengurus Apkasindo di Sultra, agar berperan aktif dalam membantu petani kelapa sawit untuk meningkatkan produksi dan produktivitas.

“Sehingga dapat berdampak kepada kenaikan pendapatan dan kesejahteraan petani kelapa sawit di Sultra,” imbuhnya.


Sebagai informasi, Kegiatan FGD yang mengangkat tema “Mempercepat Realisasi Peremajaan Sawit Rakyat, Sarana Prasarana dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pekebun Sawit untuk Memperbaiki Tata Kelola Kelapa Sawit Indonesia” juga dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan DPD Apkasindo Perjuangan Sultra.

Laporan : Badar Sah Hasan (MG)

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait