Kendari, Sultrademo.co – Pj Wali Kota Kendari menyatakan keberpihakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari atas dunia Pendidikan sangat luar biasa.
Hal ini terlihat dari alokasi dana pendidikan di kota Kendari saat ini yang telah melebihi mandatresponding yang sudah dipersyaratkan oleh Pemerintah pusat sebesar 20 persen.
“Ditengah kita mengencangkan ikat pinggang karena posisi APBD yang belum sehat, tetapi alokasi dana pendidikan di kota Kendari ini sudah melebihi mandatresponding yang dipersyaratkan yakni 20 persen sedang kita sudah di angka 22 koma sekian persen,” tutur Asmawa Tosepu usai membuka Bimtek Peningkatan Kompetensi di lingkup kepala sekolah se kota Kendari, Rabu, (07/06/23).
Asmawa berharap dengan melihat angka tersebut menjadi pendorong dan motivasi bagi tenaga pendidik khususnya kepala sekolah di semua level pendidikan untuk bersama-sama memajukan, mencerdaskan kehidupan bangsa, warga masyarakat kota Kendari.
“Tetapi penekanan kami adalah bagaimana kepala sekolah ini tidak hanya kompetensi yang kami sampaikan tapi punya integritas, akuntabilitas, pengelolaan program kegiatan di sekolah,” harapnya.
Senada dengan Pj Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Saemina mengatakan berdasarkan mandat dari Pemerintah pusat bahwa Anggara untuk pendidikan adalah 20 persen yang harus ditetapkan, tetapi kebijakan dari Pemerintah Daerah kota Kendari justru melebihi dari mandat yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah pusat.
” Sekarang ini kita sudah mendapatkan anggaran 22,41 persen untuk bidang pendidikan sebab dengan meningkatnya bidang pendidikan, maka SDM (Sumber Daya Manusia) Dikmudora akan meningkatkan karena semua kegiatan di awal hanya kegiatan fisik tetapi saat ini untuk mencapai di atas 20 persen itu maka dilakukan bimtek terhadap SDM nya,” ungkap Saemina.
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi kepala sekolah jenjang TK, SD dan SMP se Kota Kendari.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






