Kendari, Sultrademo.co — Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kota Kendari di Lapangan Kantor Balai Kota Kendari, Selasa (18/8/2026).
Dalam apel tersebut, Wali Kota menyampaikan sejumlah arahan strategis, mulai dari pengelolaan sampah, peningkatan pelayanan publik hingga penguatan sinergitas aparatur pemerintah.
Siska mengapresiasi seluruh ASN yang tetap menunjukkan semangat dan kekompakan dalam mengikuti berbagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan Pemerintah Kota Kendari, di antaranya kebersihan lingkungan, karnaval juang, gerak jalan santai serta berbagai kegiatan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Salah satu penekanan utama dalam arahannya yakni penerapan Instruksi Wali Kota Kendari Nomor 4 Tahun 2026 tentang pemilahan sampah bagi seluruh ASN.
Kebijakan tersebut mulai berlaku pada 21 Agustus 2026. Seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari diwajibkan mengumpulkan sedikitnya dua kilogram sampah anorganik setiap bulan.
Sampah yang dikumpulkan meliputi plastik, kertas, kardus dan berbagai jenis sampah anorganik lainnya.
“Seluruh ASN mengumpulkan dalam satu bulan dua kilogram sampah. Setiap hari Jumat disetorkan ke Bank Sampah Balai Kota Kendari yang berada di bagian belakang,” ujar Siska.
Ia menjelaskan, sampah yang dikumpulkan ASN tidak sekadar dibuang, tetapi akan dikelola melalui konsep ekonomi sirkular. Pemkot Kendari juga telah menjalin kerja sama dengan perusahaan yang akan membeli sampah hasil pengumpulan ASN sehingga memiliki nilai ekonomi.
Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan konsisten, Pemkot Kendari telah membentuk tim khusus penanganan sampah yang melibatkan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Kepala DLHK, Kepala DKPSDM, Inspektur, Kabag Ekonomi, Kabag Umum serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Menurut Siska, ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah. Pemerintah selama ini juga terus mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari organik, anorganik hingga sampah B3.
Karena itu, ia berharap seluruh ASN dapat menjalankan kebijakan tersebut dengan kesadaran dan penuh keikhlasan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Kendari yang lebih bersih, tertata dan nyaman.
Selain persoalan sampah, Siska mengingatkan jajaran pemerintah mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala puskesmas juga diminta memperkuat koordinasi dengan camat, lurah, asisten serta seluruh perangkat pemerintah di wilayah masing-masing.
Ketua Komwil VI APEKSI itu turut mendorong pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektor secara rutin, khususnya setiap Jumat. Forum tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Siska menegaskan, sinergitas dan kekompakan seluruh ASN menjadi kunci agar berbagai program Pemerintah Kota Kendari dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
 






