Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mengumumkan pemenang sejumlah lomba dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada acara ramah tamah di pelataran Kantor Balai Kota Kendari, Senin (17/8/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, Polresta Kendari menjadi juara pertama kategori instansi vertikal dengan perolehan skor 926. Posisi kedua diraih Kementerian Agama Kota Kendari dengan skor 897, sedangkan Polda Sulawesi Tenggara berada di posisi ketiga dengan skor 871.
Untuk kategori kantor kelurahan, Juara I diraih Kelurahan Sodohoa dengan skor 1.171. Juara II Kelurahan Kadia dengan skor 1.143 dan Juara III Kelurahan Bende dengan skor 1.133.
Sementara kategori permukiman (RW), Juara I diraih Kelurahan Tipulu dengan skor 853, Juara II Kelurahan Mandonga dengan 842, dan Juara III Kelurahan Jati Mekar dengan 805.
Pada kategori daur ulang, Kelurahan Anawai meraih Juara I dengan skor 499, disusul Kelurahan Puuwatu dengan 474 dan Kelurahan Watulondo dengan 468.
Sedangkan kategori bank sampah menempatkan Kelurahan Puuwatu sebagai Juara I dengan skor 598, Kelurahan Baruga sebagai Juara II dengan 550, dan Kelurahan Watubangga sebagai Juara III dengan 536.
Selain pengumuman pemenang lomba, Pemkot Kendari memberikan apresiasi kepada Paskibraka Kota Kendari Tahun 2026 yang telah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas disiplin dan tanggung jawab para anggota Paskibraka selama menjalankan tugas.
“Terus jaga semangat, disiplin, keberanian dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa dan calon pemimpin di masa depan,” kata Siska dalam sambutannya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, lurah dan tamu undangan lainnya.
Siska juga mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, persatuan dan pembangunan.
Ia berharap kepedulian terhadap kebersihan yang ditunjukkan melalui lomba tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam mewujudkan Kota Kendari yang bersih dan nyaman.
 






