Kendari, sultrademo.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sultra menggelar Workshop Pengawasan Partisipatif Untuk Sukses Pemilihan Umum Tahun 2024 disalah satu hotel di Kendari, Jumat (21/7/2023).
Ketua Bawaslu Sultra Iwan Rompo Banne menerangkan melalui kesempatan ini Bawaslu mengajak semua komponen masyarakat baik itu pemilih pemula, pemantau, maupun stacholder lainnya untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemilu.
“Dengan cara memastikan semua prosedur dan proses-proses dalam penyelenggaraan Pemilu ini di jalankan sesuai dengan ketentuan peranturan perundang-undangan yang ada,” ujarnya usai membuka kegiatan.
Iwan membeberkan sampai sejauh ini pihaknya belum menerima aduan baik itu Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota terkait pengaduan kelengkapan syarat administrasi calon anggota legislatif
“Di bawaslu itu bukan cuma posko aduan terkait anggota legislatif, ada juga posko pemantauan hak pilih. Jadi kalau ada yang merasa belum terdata sebagai DPT, di Bawaslu itu ada posko pemantauan hak pilih yang nanti kita bisa liat prosesnya sejauh mana,” tuturnya.
“Dan apa yang harus dilakukan oleh Bawaslu terkait orang-orang yang belum memiliki hak pilih dan sampai sekarang kita juga belum menerima terkait laporan orang-orang yang tidak terdaftar dalam DPT,” lanjutnya.
Berkaitan pengaduan, kata Iwan, pihaknya menjamin akan menjaga kerahasiaan identitas dari sumber yang memberikan aduan.
Untuk dikatahui kegiatan ini dihadiri oleh unsur Ormas, Ormawa, Pemantau Pemilu, Pemili Pemula, Pemilih Disabilitas dan lain-lain.
Laporan: Muh Sulhijah
 






