Baznas Targetkan Pengumpulan Zakat Rp6 Miliar, 80 UPZ Dipanggil Jelang Ramadan

Ketgam : Kepala Baznas Kendari, Dra. H. Amri Natsir, M. Si

Kendari, Sultrademo.co — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan peningkatan pengumpulan zakat hingga Rp6 miliar pada tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, Baznas menerapkan strategi jemput bola dengan mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid.

Saat ini, tercatat sekitar 200 UPZ telah dibentuk. Namun, menjelang bulan suci Ramadan, Baznas akan memanggil 80 UPZ untuk mengikuti pertemuan dan pembinaan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu dan Kamis pekan ini.

Bacaan Lainnya
 

“UPZ memiliki peran penting di masjid, mulai dari memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewajiban zakat hingga mendata calon muzakki. Mereka juga diharapkan aktif mendatangi masyarakat yang telah memenuhi syarat wajib zakat, khususnya para pemilik harta,” ujar Kepala Baznas Kendari, Amri Natsir, Senin, (26/01/2026).

Menurut Baznas, potensi zakat dari kalangan masyarakat mampu, termasuk para pengusaha dan pemilik aset besar, sangat besar. Dana zakat yang terkumpul tidak hanya untuk kesejahteraan umat, tetapi juga berkontribusi terhadap kemakmuran masjid.

Pada tahun 2025 lalu, pengumpulan zakat tercatat mencapai lebih dari Rp3 miliar, dan pada tahun ini diperkirakan kembali menembus angka serupa. Namun, Baznas menargetkan lonjakan signifikan pada 2026.

“Target kita naik menjadi Rp6 miliar. Karena itu, UPZ harus lebih aktif dan terorganisasi, terutama menjelang Ramadan,” lanjutnya.

Dalam sistem pengelolaan zakat sesuai syariat Islam, amil zakat berhak menerima bagian dari dana zakat sebagai upah kerja. Di tingkat UPZ, hak amil ditetapkan sebesar 5 persen, sementara Baznas sebagai lembaga penyalur menerima 7,5 persen, sehingga total hak amil mencapai 12,5 persen dari dana yang terkumpul.

“Ini wajar dan dibenarkan dalam aturan Islam. Amil bekerja di lapangan, membutuhkan tenaga, waktu, dan biaya operasional,” jelasnya.

Pertemuan dengan 80 UPZ tersebut akan diisi dengan diskusi, evaluasi, serta pembekalan strategi pengumpulan zakat agar lebih maksimal. Pendaftaran keikutsertaan UPZ masih dibuka hingga menjelang Ramadan bagi UPZ yang belum sempat mendaftar.

Baznas berharap melalui penguatan peran UPZ dan pendekatan langsung kepada masyarakat, kesadaran berzakat meningkat dan target pengumpulan zakat tahun mendatang dapat tercapai.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: HANI
Editor: UL

Pos terkait