Kendari, Sultrademo.co — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Kota Kendari resmi berakhir pada Selasa (21/4/2026) dengan Kecamatan Baruga keluar sebagai juara umum. Penutupan ajang religius ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembinaan generasi Qurani di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Kegiatan penutupan diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, yang menyampaikan pesan Wali Kota Kendari.
Dalam sambutannya, pemerintah kota memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, dan peserta yang dinilai mampu menjaga kualitas pelaksanaan MTQ meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Pada kompetisi tahun ini, Kecamatan Baruga tampil dominan dengan perolehan 6 medali emas, 0 perak, dan 3 perunggu, mengumpulkan total nilai 150. Posisi kedua diraih Kecamatan Kambu dengan 3 emas, 5 perak, dan 1 perunggu (145 poin), disusul Kecamatan Abeli di peringkat ketiga dengan 1 emas, 3 perak, dan 5 perunggu (115 poin).
Sementara itu, Kecamatan Kendari Barat menempati posisi keempat dengan 110 poin. Berikutnya berturut-turut adalah Mandonga (85 poin), Nambo (65 poin), Kadia (55 poin), Poasia (50 poin), Wuawua (45 poin), Kendari (35 poin), dan Puuwatu (35 poin).
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Kendari memberikan hadiah pembinaan kepada para juara, masing-masing Rp5 juta untuk juara pertama, Rp4 juta untuk juara kedua, dan Rp3 juta bagi juara ketiga.
Amir Hasan menegaskan bahwa para pemenang tidak hanya membawa nama baik kecamatan, tetapi juga akan menjadi wakil Kota Kendari pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Konawe pada Juni 2026.
“Kami optimistis Kendari mampu bersaing dan meraih hasil terbaik. Selama ini Kendari menjadi pusat pengembangan Al-Qur’an di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Peserta yang belum meraih prestasi diharapkan tetap menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
Selain itu, penutupan MTQ ke-31 ini menjadi bagian dari rangkaian agenda besar Kota Kendari dalam waktu dekat. Kota ini dijadwalkan menjadi tuan rumah UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026 serta peringatan HUT ke-195 Kota Kendari.
Pemerintah kota berharap keberhasilan penyelenggaraan MTQ dapat menjadi modal sosial dalam menyukseskan berbagai agenda nasional dan internasional tersebut.








