BNNP SULTRA KEMBALI AMANKAN 2,5 KG NARKOTIKA JENIS SHABU

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali amankan narkotika seberat 2,5 Kilogram golongan I jenis Shabu

Bacaan Lainnya

Kepala Bnnp Sultra, Imron Korry, mengungkapkan pihaknya telah mengamankan tersangka pengedar barang haram tersebut berjumlah enam orang dari dua kasus, dimana kasus pertama dengan 3 tersangka, berinisial SY (32), FPA (28), dan SM (47), didalam sebuah Ruko yang berada di Jln. Martandu Kel. Anduonohu Kec. Poasia Kota Kendari

“Kami mendapat informasi dari masyarakat pada 28 April lalu bahwa ada beberapa orang sedang melakukan pesta shabu, dari info tersebut, Tim pemberantasan langsung melakukan penyelidikan ke lokasi,” katanya.

Menurut hasil pantauan yang telah dilakukan, pihaknya menemukan 3 (tiga) orang pelaku di dalam kamar yang sedang menggunakan narkotika jenis sabu.

“Modusnya, pelaku mengambil Sabu di depan Hotel Same Kendari, Selanjutnya pelaku membawa narkotika jenis sabu tersebut ke dalam rukonya dan akan dikemas ulang berbagai ukuran yang rencananya akan diedarkan dengan cara menempel,” terangnya, Senin, 6/19.

Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan satu buah panci yang berisi kristal berwarna putih diduga Narkotika Golongan I Jenis Sabu dengan berat brutto 621 Gram, alat timbang digital,alat konsumsi sabu, 330 lembar sachet kosong, 3 buah buku rekapan pembeli dan satu buah kartu ATM.

Sementara itu, lanjut Inron, untuk kasus kedua, diamankan 3 tersangka berinisial AHB (33), AB (41) dan FT (26) Jln. R. Soeprapto Lorong Banda Kel. Watulondo Kec. Puwatu Kota Kendari.

Kronologis penangkapan, pada selasa, 30 April, sekira pukul 10.00 WITA, pihak BNN bidang pemberantasan menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika di wilayah Konawe.

“Sehingga tim mendalami informasi tersebut dan didapatkan informasi akan ada kurir yang membawa Narkotika jenis Sabu dari Kab. Toraja,” katanya.

Selanjutnya, dengan adanya Informasi tersebut Tim BNNP sultra berangkat menuju Konawe hingga ke Kolaka Timur , namun kembali di informasikan bahwa tersangka melakukan perjalanan menggunakan bis dari Toraja menuju kendari.

“Sehingga Tim mengikuti bis tersebut dan setelah ada penumpang yang turun sesuai dengan ciri- ciri yang di dapat dari masyarakat maka di Jln. R. Suprapto Kel. Watulondo baru tim melakukan penangkapan,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya mengembangkan kasus tersebut, hingga berhasil menangkap AB di bundaran Mandonga, yang merupakan pengendali, selanjutnya Tim BNNP kembali mengembangkan kasus tersebut dengan berkoordinasi dengan Kepala Lapas Klas IIA Kendari.

Alhasil, Bnnp berhasil mengungkap dandar dan pengendali Shabu di dalam Lapas Klas IIA Kendari berinisial FT. Ketiga orang tersebut beserta barang bukti di amankan di Bnnp Sultra.

Modusnya, pelaku diminta oleh Pengendali dari Laas Klas IIA Kendari beinisial FT berangkat ke Toraja untuk mengambil narkotika golongan I jenis Sabu dan dibawa ke Kendari.

Ditemukan barang bukti dalam penangkapan tersebut, berupa satu bungkus plastic bening yang berisi Kristal warna putih diduga Narkotika Golongan I jenis Sabu yang dibalut menggunakan isolasi warna biru dengan kode I berat brutto 1,052 Kilogram, dan satu bungkus plastic bening yang berisi Kristal warna putih diduga Narkotika Golongan I jenis Sabu yang dibalut menggunakan isolasi warna biru dengan kode II berat brutto 1,054 Kilogram

Atas pebuatannya, tersangka Kasus 1, dikenakan Pasal 132 ayat (1) junto Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (1) dan/atau Pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Tersangka kasus 2, dikenakan Pasal 132 ayat (1) junto Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun Penjara hingga terancam pidana hukuman mati.

Pos terkait