Bukan Sekadar Kerja Bakti, Gubernur Sultra Canangkan Indonesia ASRI di Bumi Anoa

Oplus_131072

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat merespons arahan Presiden RI. Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) resmi dicanangkan secara masif di seluruh wilayah Bumi Anoa.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin langsung langkah konkret ini. Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden pada 2 Februari 2026 lalu. Program ini tidak sekadar kerja bakti seremonial, tetapi gerakan nyata dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
 

“Seluruh elemen daerah harus bergerak bersama. Ini soal membangun budaya bersih, tertib, dan disiplin sebagai fondasi lingkungan yang aman, sehat, dan indah,” tegas Gubernur Andi Sumangerukka, Jumat (13/2/2026).

Gubernur telah menginstruksikan para bupati dan wali kota, pimpinan OPD, ASN, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku usaha, ritel modern, hingga UMKM untuk turun tangan. Masyarakat juga diminta berpartisipasi aktif.

Kerja bakti atau kurvei wajib dilakukan minimal dua kali sepekan, setiap Selasa dan Jumat. Seluruh unsur bergerak serentak menata wajah daerah.

Fokus gerakan ini mencakup pembersihan lingkungan, penataan kabel semrawut, serta penertiban baliho, reklame, dan papan billboard. Penataan dilakukan secara tertib dan terintegrasi agar kawasan publik lebih rapi dan nyaman.

Sejumlah aset Pemprov Sultra juga menjadi sasaran prioritas, di antaranya: Kawasan eks MTQ, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kolam retensi, RTH sekitar Kantor Gubernur, Eks Kantor Koperasi di Kemaraya, Kawasan olahraga air (water sport) eks Kafe Segitiga Teluk, Terminal dan eks Kantor KPU di Jalan Wayong

Pemprov juga bersinergi dengan Pemkot Kendari untuk menata Pasar Sentral, Kali Kadia, dan Lapangan Benua-Benua. Sinergi ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan penataan berjalan selaras.

Di sektor pendidikan, gerakan ini tidak hanya menyentuh aspek fisik. Pembinaan siswa diperkuat bersama TNI-Polri untuk mencegah tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Tujuannya, membentuk karakter generasi muda yang sejalan dengan semangat Indonesia ASRI.

Gubernur menegaskan, setiap perangkat daerah wajib melakukan pengarahan internal dan memastikan kesiapan sarana-prasarana sebelum kurvei dilaksanakan. Dengan gerakan ini, Pemprov Sultra berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, indah, dan berkelanjutan di Bumi Anoa.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait