Bupati Konut Dianugerahi Sabuk Hitam YON DAN dari Wadokai Indonesia

KONAWE UTARA, – Keberhasilan Bupati Konawe Utara Dr Ir H Ruksamin mengembangkan Wado Ryu Karatedo Indonesia (Wadokai) di Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat apresiasi oleh Pengurus Besar (PB) Wadokai Indonesia.

Bupati Konawe Utara dua periode tersebut dianugerahi DAN 5 /YON DAN sabuk hitam oleh PB Wadokai Indonesia yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum PB Wadokai, Shuseki Shihan Tommy Firman, the legend karate of Indonesia yang diwakili Dewan Guru PB Wadokai Indonesia Amril Sabara ST, pada HUT ke-15 Kabupaten Konawe Utara, Senin 3 Januari 2022.

Bacaan Lainnya

Menurut Amril Sabara, Ruksamin memiliki pemikiran sangat luar biasa dan penuh kepedulian dengan inovasi-inovasi. Penganugerahan tersebut disematkan karena Ketua DPW Partai Bulan Bintang itu sangat peduli dengan kemajuan olahraga Karate di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Pemberian sabuk hitam Dan V kepada Ruksamin merupakan simbol jika Ruksamin merupakan pembina Wadokai di Sulawesi Tenggara,” katanya

Amril bilang, Tak bisa disangkal, Ruksamin dikenal sejak dulu aktif mendukung kegiatan olahraga karate di Sultra bahkan Ruksamin tercatat aktif mendukung baik secara moral dan material di berbagai even Karate di luar Sultra yang akan di ikuti Forki Konut dan Wadokai sultra

“Buktinya, pada turnamen-turnamen Karate yang di gelar di Sultra, dua atlit Karate asal Konawe Utara mendapat juara sebagai best is the best pada Cabang olahraga Karate. Ruksamin sebagai pengayom dan pembina Karatedo,” ungkap Amril.

Menerima penghargaan itu, orang nomor satu di Konawe Utara itu mengucapkan terima kasih karena telah diapresiasi oleh PB Wadokai Indonesia. Pihaknya juga siap memfasilitasi atlit-atlit karate Indonesia khususnya Sulawesi Tenggara untuk terus bergerak dan berprestasi dalam mengharumkan nama daerah.

“Terima kasih, ini merupakan suatu kebanggaan bisa mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga. Saya mohon teman-teman untuk tetap terus mendidik anak-anak kita guna membanggakan Forki, Wadokai dan daerah kita,” pungkasnya.

Pos terkait