Dampak Covid-19, Angka Pengangguran Sultra Naik 4,58 Persen

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pandemi Corona virus disease 2019 (COVID-19) banyak mempengaruhi aktivitas sosial masyarakat tak terkecuali kegiatan ekonomi yang nyaris berhenti total, akibatnya para pekerja harus dirumahkan untuk batas waktu yang tidak diketahui.

“Salah satu penyebab tingginya angka pengangguran dikarenakan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19),” ujar Kepala Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) La Ode Muhammad Ali Haswandy, Jumat (28/5/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan, angka pengangguran di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 61 ribu orang, dari jumlah penduduk kurang lebih 2,7 juta jiwa.

“Yang menganggur karena dirumahkan atau di-PHK, termasuk yang baru lulus namun terbatas lapangan pekerjaan. Di Februari 2020 itu angka pengangguran 3,17 persen, naik setelah pandemi ini menjadi 4,58 persen,” tuturnya.

Ia mengatakan, dari jumlah pengangguran yang ada hanya 10 persen yang memenuhi kebutuhan industri.

“Artinya 10 persen itu, misal saya katakan 1.000 orang yang diterima, tapi hanya 100 orang yang sesuai dengan kompetensi. Sedangkan 900 orang yang tidak memiliki kompetensi dan masih harus dilatih,” pungkasnya.

Laporan : Ilfa

Pos terkait