Dampak Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang Maskapai Penerbangan di Sultra Turun 21,25 Persen 

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Sejumlah maskapai penerbangan yang beropeasi di Bandara Haluoleo Kota Kendari merasakan penurunan angka keterisian pesawat selama pandemi Corona virus desease 2019 (Covid-19).

Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada bulan Maret 2020 mengalami penurunan tercatat 109.747 orang atau turun 21,25 persen dibanding bulan sebelumnya Februari 2020 yang tercatat sebanyak 139.357 orang sejak Pandemi Corona virus desease 2019 (Covid-19).

Bacaan Lainnya

Angka ini juga mengalami penurunan sebesar 13,35 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya Maret 2019 yang tercatat 126.650 orang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra Moh Edy Mahmud mengatakan,secara kumulatif jumlah penumpang angkutan udara domestik tahun 2020 dari Januari hingga Maret tercatat sebanyak 382.883 orang atau naik 5,45 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya Januari hingga Maret 2019 yang tercatat sebanyak 363.103 orang.

“Sejumlah maskapai penerbangan yang beropeasi di Bandara Haluoleo Kota Kendari misalnya Lion Air Group merasakan penurunan angka keterisian pesawat selama pandemi Vovid-19,”tutur Edy Mahmud, Selasa (5/5/2020).

Airport Manager Lion Group Kendari, Dedy mengungkapkan bahwa penyebaran Covid-19 berdampak pada penjualan tiket dan penurunan jumlah penumpang yang diangkut dan datang di Bandara Haluoleo Kendari. Bulan Maret lalu penurunannya mencapai 20 persen.

“Sehingga setiap pesawat hanya bisa muat 150 sampai 180 orang saja setiap penerbangan. Jumlah flight untuk Lion Air ada 8 flight, Batik Air 2 flight, Wings Air 2 flight sehingga total keseluruhan 12 flight,”ungkap Dedy melalui sambungan pesan whatsapp, Jumat (20/3/2020) lalu.

Maret kemarin Lion Air sendiri sehari hanya bisa memuat penumpang 150 orang dari seat yang tersedia 189 hingga 215 untuk jenis pesawat Boeing 800-900.

“Sangat menurun pak bahkan seat yang avaliable masih banyak yang tersedia, bukan juga hanya itu bahkan rute penerbangan kami ada beberapa flight yang cancel akibat dampak Covid19, padahal hari biasanya bisa full seat,”jelasnya.

Sementara itu pada bulan Maret lalu, Kepala Bandara Haluoleo, Safruddin menyebutkan rata-rata penumpang yang datang dan berangkat dari Januari hingga Maret setiap harinya kurang lebih 3.500 orang dengan jumlah flight atau penerbangan 26 kali yang terdiri dari 13 penerbangan berangkat dan 13 penerbangan datang.

Ada lima rute penerbangan yakni Kendari- Jakarta, Kendari- Makassar, Kendari- Surabaya, Kendari- Wakatobi dan Kendari- Baubau. Angka rata-rata itu pun disebutkan Safruddin masih terpantau stabil meskipun terjadi penuruan tapi tidak signifikan.

Pos terkait