Jakarta, Sultrademo.co – Malam penganugerahan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (15/11/2024), berlangsung meriah.
Ajang tahunan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini memberikan apresiasi kepada 50 desa wisata terbaik dari seluruh Nusantara.
Salah satu pencapaian gemilang diraih Desa Labengki, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang menyabet gelar juara pertama dalam kategori Desa Wisata Berkembang. Desa wisata ini mengungguli Desa Namatota di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, dan Desa Laha di Kota Ambon, Maluku, yang masing-masing menduduki posisi kedua dan ketiga.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Konawe Utara, La Ode Saifuddin, yang hadir bersama Kepala Dinas Pariwisata Konawe Utara, Riyas Aritman.
“Prestasi ini adalah momentum besar untuk mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Konawe Utara. Kami berharap semakin banyak desa wisata yang tumbuh dan berkontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Saifuddin usai menerima penghargaan.
Riyas Aritman, Kepala Dinas Pariwisata Konawe Utara, menilai pencapaian ini sebagai tonggak sejarah bagi daerah tersebut. “Sejak ADWI pertama kali diadakan pada 2021, ini adalah pertama kalinya Konawe Utara meraih peringkat tertinggi. Ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki desa-desa kami,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Desa Labengki tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Labengki, pemerintah daerah, hingga Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Dukungan penuh dari Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, dan Pjs. Bupati La Ode Saifuddin juga menjadi kunci kesuksesan ini,” ungkap Riyas.
Desa Labengki dikenal sebagai surga bahari dengan keindahan alam yang memukau, seperti laguna biru, gugusan pulau karang, serta kekayaan biota laut. Dengan fasilitas wisata yang terus dikembangkan, desa ini telah menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
Penghargaan ADWI 2024 diharapkan mampu mendorong desa-desa wisata lainnya di Konawe Utara untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing. “Labengki telah membuka jalan, kini giliran desa-desa lain untuk membuktikan potensi mereka,” kata Riyas.
Ajang ADWI tahun ini menjadi bukti bahwa pariwisata desa memiliki daya tarik besar dalam mempromosikan kearifan lokal sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
 






