Konawe, Sultrademo.co – Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Morosi (HIPPMA-MOROSI) kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap oknum-oknum pengembang yang mengatasnamakan PT.KPP.
Hal tersebut diakibatkan rencana pembagunan properti di wilayah Kecamatan Morosi, dan melakukan perusakan jalan menuju Puskesmas Morosi dan mengakibatkan akses pelayanan masyarakat berhenti
Ketua Umum Hippma Morosi, Andisa mengatakan bahwa saat ini pelayanan kesehatan telah dipindahkan sementara akibat akses ke puskesmas yang tidak lagi dapat dilintasi
“Karena jalan sudah rusak parah, makanya puskesmas dipindahkan ke puskesmas pembantu di Desa paku,” kata Andisa saat di temui, sabtu (24/7/22)
Andisa mengungkapkan bahwa, pihaknya juga telah menyoroti hal tersebut namun tidak ada perhatian dari pihak pengembang properti
“Kami menyoroti pihak pengembang yang melakukan penimbunan jalan tersebut namun tidak ada respon,” ungkapnya.
Lanjutnya, bahkan yang sangat pihaknya sesalkan pada saat penimbunan dilakukan, ada oknum anggota DPRD Kabupaten Konawe yang bersama dengan pihak yang mengatasnamakan PT. KPP melakukan penimbunan jalan tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Dirinya menyesalkan karena kegiatan penimbunan jalan dilakukan tanpa koordinasi terhadap pihak pemerintah setempat, baik pemerintah desa maupun pemerintah Kecamatan Morosi.
Pihaknya mendesak agar pihak pengembang bertanggungjawab baik secara moril maupun materil yang ditimbulkan akibat rusaknya jalan tersebut.
“Kami mendesak kepada pihak pengembang agar segera bertanggungjawab atas kerusakan jalan itu dan meminta agar segera melakukan perbaikan jalan agar akses pelayanan publik kembali normal,” katanya.
“Jika tidak segera dilakukan perbaikan jalan maka kami atas nama himpunan pemuda, pelajar dan mahasiswa Kecamatan Morosi akan melakukan aksi unjuk rasa”, tutupnya
 






