Disebut Nitizen Menyudutkan Balon Gubernur, ARF Angkat Bicara.

  • Whatsapp

Sabtu, 15 Juli 2017.

Kendari, (SultraDemoNews)- Setelah beberapa hari lalu mendapat kritikan pedas dari nitizen terkait analisis Abdul Rahman Farizi (ARF) soal kepemimpinan Rusda Mahmud dan Asrun yang ditulisnya melalui akun facebook pribadinya, ARF akhirnya angkat bicara mengklarifikasi maksud dari statusnya itu.

Bacaan Lainnya

ARF beranggapan bahwa apa yang telah ditulis di akun facebooknya sama sekali tidak berniat menyudutkan salah satu bakal calon Gubernur Sultra, pasalnya ia hanya memberikan gambaran kepada publik terkait hasil dari kepemimpinan dua balon tersebut.

Bermula dari status yang ditulis ARF melalui akun pribadinya pada tanggal 6 Juli 2017, salah satu pemilik akun @Andi Raden membagikan kiriman ARF itu ke salah satu group facebook, sebut saja group Sultra Watch, seketika itu berbagai kritikan dari nitizen langsung berdatangan

Pemilik akun @Intan Pra Haya misal, di kolom komentar menanggapi, “Kandidat bodoh ini,” tulisnya. Komentar berikutnya datang dari pemilik akun @La Ode Suasno, dia menanggapinya dengan santai “Inimi yang bunuh rambo,”responnya. Masih banyak tanggapan pedas lainnya dari nitizen yang cukup mengkritik, namun tidak sedikit juga yang merespon bijak dan menanggapi baik status yang di tulis ARF tersebut.

Saat dikonfirmasi, ARF mengaku bahwa Analisis yang dilakukakannya itu semata-mata hanya untuk memberikan sample kepada masyarakat untuk melihat proporsional balon tersebut, apakah masuk dalam kategori berhasil atau tidak.

“Saya tidak punya kesimpulan atas prestasi Asrun ataupun Rusda, hanya saja saya kasih perbandingan referensi salah satu calon tersebut, yaitu kapasitas kinerja calon tersebut,” terangnya, Jumat (15/7/2017).

Ditambahkannya, ia mengajak publik untuk sama-sama membedah calon figur yang akan maju pilgub, melihat potensi-potensinya dan menganalisis sesuai data dan mengarah pada perdebatan cerdas serta berbasis empiris.

Reporter : Uci Lestari, Suprin JBC

Pos terkait