Kendari, Sultrademo.co — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar program edukasi keselamatan berkendara bertajuk “Pesantren Sahabat Lalu Lintas”.
Program ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Abdurrahman Bin Auf, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada Jumat (27/2/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Komisaris Besar Polisi Rio Tangkari. Ia menegaskan pentingnya pemahaman aturan dan etika berlalu lintas bagi para santri sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami hadir untuk menjalin silaturahmi sekaligus memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara. Santri memiliki peran penting dalam menjadi duta keselamatan berlalu lintas di masa depan,” ujar Rio.
Dalam sesi edukasi, para santri diberikan pemahaman mengenai berbagai aspek keselamatan berkendara, seperti rambu lalu lintas, teknik berkendara aman, serta isyarat tangan yang digunakan polisi dalam mengatur lalu lintas. Selain itu, mereka juga dibekali wawasan mengenai pentingnya menjaga emosi saat berkendara guna menghindari kecelakaan.
Rio menambahkan, program ini akan terus berlanjut di berbagai pesantren di wilayah hukum Polda Sultra guna menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Selain edukasi, Ditlantas Polda Sultra juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan ibadah dan kebutuhan sehari-hari bagi para santri. Pimpinan Ponpes Abdurrahman Bin Auf, Hasrin, mengapresiasi inisiatif tersebut dan berharap program serupa terus dikembangkan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para santri, terutama dalam memahami aturan lalu lintas. Kami berharap program ini terus berlanjut agar kesadaran berkendara yang aman semakin meningkat di kalangan generasi muda,” ujar Hasrin.
Program “Pesantren Sahabat Lalu Lintas” merupakan bagian dari inisiatif Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di kalangan santri. Harapannya, mereka dapat menjadi contoh disiplin berkendara di tengah masyarakat.
Laporan: Arini Triana Suci R
Editor: Muhammad Sulhijah










