DPD PATRI Sultra Gelar Musdalub, Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Ekonomi

DPP Patri Sultra berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian ekonomi warga transmigrasi.

Kendari, Sultrademo.co – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Luar Biasa (Musdalub) dengan tema Menguatkan Konsolidasi dan Membangun Kemandirian PATRI.

Acara yang berlangsung pada Minggu (23/2/2025) di Aula Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Sultra ini bertujuan untuk memilih ketua baru sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.

Bacaan Lainnya
 

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Sultra, Laode Muhammad Ali Haswandy, menekankan pentingnya kontribusi PATRI dalam pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat transmigran. Menurutnya, transmigrasi telah berperan besar dalam pembentukan daerah-daerah baru, termasuk di Sultra yang memiliki 218 Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) tersebar di 17 kabupaten/kota.

“Kita berharap PATRI dapat terus berkontribusi bagi kemajuan warga transmigrasi, daerah, bahkan bangsa. Banyak permasalahan warga transmigrasi yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, dan peran PATRI sangat strategis dalam menjembatani kebutuhan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap Musdalub ini dapat melahirkan kepengurusan baru yang mampu mendorong sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pemerintah pusat.

“Misalnya, jika ada jalan warga transmigrasi yang belum bisa dilalui, PATRI bisa membantu mengomunikasikan dan mencarikan solusi bersama. Organisasi ini harus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Fokus pada Kemandirian Ekonomi

Ketua Umum DPP PATRI, Bambang Sulistiyo, menegaskan bahwa Musdalub ini tidak hanya bertujuan untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga untuk meneguhkan komitmen organisasi dalam membangun kemandirian ekonomi bagi warga transmigrasi.

“Kami menekankan pentingnya kemandirian ekonomi. Organisasi ini harus tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. PATRI murni organisasi sosial yang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun,” kata Bambang.

Menurutnya, PATRI akan fokus pada pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan di setiap daerah. Organisasi ini berencana mengoordinasikan potensi ekonomi lokal agar dapat dikelola secara lebih optimal dan memiliki daya tawar lebih tinggi di pasar.

“Kami ingin membangun kekuatan ekonomi yang bisa kita tawarkan ke berbagai pihak, sehingga kesejahteraan masyarakat transmigrasi semakin meningkat,” tuturnya.

Harapan dari Pemerintah Pusat

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga berharap PATRI Sultra tetap solid dalam menjalankan visi dan misinya demi kepentingan bangsa dan negara.

“PATRI adalah mitra strategis pemerintah dalam melaksanakan program transmigrasi. Selama ini, PATRI telah memberikan kontribusi positif, dan kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan,” kata Viva Yoga.

Dengan adanya Musdalub ini, diharapkan PATRI Sultra dapat semakin kuat dalam konsolidasi internal dan semakin berdaya dalam membangun kesejahteraan masyarakat transmigrasi melalui berbagai inisiatif ekonomi yang berkelanjutan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah
Editor: Redaksi

Pos terkait