Raha, Sultrademo.co –Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Muna terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus melakukan inovasi. Hal itu dilakukan demi mencapai visi daerah menciptakan UMKM go global, go modern, go online dan go digital.
“Pelaku UMKM tidak perlu ragu untuk terus berusaha dalam membesarkan nama produknya. Apabila ada hambatan, maka mereka bisa meminta petunjuk kepada kami salah satunya di Dinas Koperasi Kabupaten Muna,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna, Eddy Uga saat menyambut kedatangan beberapa pelaku UMKM Muna di sekretariat daerah, Selasa 10 Januari 2023 kemarin.
Eddy Uga mengungkapkan, pihaknya akan terus mendorong dan men-support para pelaku UMKM di Kabupaten Muna. Pemda Muna juga siap menampung dan memberikan solusi terkait kendala para pelaku usaha dalam mengembangkan produknya. Sebab kata dia, dengan inovasi yang beragam, pelaku UMKM dapat dengan mudah menjajahkan produknya.
Lebih jauh, alumni HMI Cabang Makassar ini menuturkan, terkait fasilitas serba minim yang dimiliki para pelaku usaha, Pemda Muna siap memfasilitasi dan menganggarkan. “Saya berharap, pelaku UMKM di Kabupaten Muna dapat maju seperti di daerah-daerah lain. Seperti kita ketahui, UMKM berperan besar dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi daerah. Makanya strategi produk dan pemasaran mesti menjadi solusi untuk terus mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kadis Koperasi dan UMKM Muna, La Ode Muhammad Hajar Sosi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan-pembinaan terhadap pelaku UMKM. “Setiap saat, kami akan turun kelapangan dan menjadi target kami di tahun ini. Kami juga mendorong agar pelaku UMKM ini dapat mendaftarkan nama usahanya. Agar kedepannya, para pelaku usaha lebih muda di data untuk diberikan bantuan,” jelasnya.
Menurutnya, di era moderen dewasa kini, strategi digitalisasi harus dikuasai dalam memasarkan produk UMKM. Sebab, jika bertahan dengan cara manual pelaku UMKM Muna akan terus mengalami ketertinggalan. Itulah mengapa pihaknya mendorong agar pelaku UMKM terus mengikuti perkembangan zaman karena digitalisasi sangat penting dalam perkembangan suatu usaha.
“Selain itu, kita butuhkan juga pelatihan-pelatihan terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Muna. Satu yang menjadi masalah UMKM saat ini yakni salah dalam penentuan harga. Dimana pelaku UMKM menjual dengan harga lebih tinggi yang akhirnya menjadi masalah dan produk kita tidak mampu bersaing dengan produk luar. Inilah yang mendorong kita untuk turun kelapangan dalam mencek harga satuan produknya,” pungkasnya.
Laporan: Pitra










