Konawe Sultrademo.co – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementreian Koperasi UKM, saat ini mencapai 64,2 juta dan pada tahun 2020 telah berkontribusi terhadap produk Domestik Bruto sebesar 60,51 persen atau senilai Rp 9,580 triliun dengan kemampuan menyerap 96,92 persen dari tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi.
Olehnya itu Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui balai Kominfo Makassar bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe menggelar kegiatan pelatihan Digital Eterpreunership Academy (DEA) yang diikuti oleh pelaku UKMK dan dibagi dalam 4 batch atau 4 angkatan.
Muchlis Amin. ST. MT Kordinator Pengembangan SDM Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam sambutannya mengatakan kegiatan pelatihan ini sebagai upaya mengembangkan SDM pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Konawe, serta mengoptimalkan potensi ekonomi digital yang dimiliki, sehingga diperlukan orkestrasi berbagai inisiatif dan kebijakan melalui penyiapan framework terkait pengembangan ekonomi digital.
“Kegiatan ini nantinya akan menjawab tantangan digital marketing di era revolusi industri 4.0 hingga nantinya pelaku UMKM mampu melakukan pengelolaan keuangan, mendapatkan akses permodalan yang efisien dan berkualitas,” jelasnya.
Ditempat yang sama Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa melalui Sekretaris Daerah Dr. Ferdinand Sapan. MH. Saat membuka kegiatan ini mengatakan digitalisasi menjadi sangat penting di era 4.0. dimana semua orang bisa menjadi pengusaha dengan memanfaatkan teknologi secara positif.
“Digitalisasi marketing atau E-Commerce adalah tantangan bagi pelaku UMKM yang bila dikelola dengan baik akan menjadi peluang yang sangat menjanjikan bagi pelaku usaha yang mampu untuk berinovasi,” sebut Ferdi
Masih kata Sekda, dengan kegiatan yang melibatkan 640 peserta UMKM ini pihaknya berharap output peserta akan mendorong angka pertumbuhan ekonomi dengan semangat kewirausahaan dibidang masing-masing.
“Kita berharap dengan pelatihan ini, pelaku UMKM di kabupaten konawe semakin pesat berkembang dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian keluarga, serta berbagai potensi yang ada di harapkan melalui pengembangan ekonomi digital dapat di ciptakan banyak terobosan dan inovasi yang mampu menjangkau dan melibatkan semua sektor dan pelaku/ penggerak perekonomian nasional, termasuk UMKM,” tutupnya
Laporan : Jumardin
 






