Edukasi Investasi untuk Siswa: Galeri Investasi BEI FISIP UHO Sosialisasikan Pasar Modal di SMKN 6 Kendari

Kendari, Sultrademo.co Upaya memperkuat literasi keuangan dan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya investasi terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui program Bursa Efek Indonesia Goes to School yang diselenggarakan oleh Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) di SMKN 6 Kendari, Jumat (21/2/2025).

Dalam kegiatan ini, dua narasumber dari BEI Sulawesi Tenggara, Suriyanti Sudirman dan Arji Junar, memberikan pemaparan mengenai konsep dasar investasi, jenis-jenis instrumen keuangan, serta strategi investasi yang aman dan bijak.

Bacaan Lainnya
 

Ketua Galeri Investasi BEI FISIP UHO, Dr. Wa Ode Harliyanti Unga, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan agar mereka dapat menghindari investasi ilegal dan memahami manfaat investasi yang aman.

“Di tengah maraknya penipuan investasi dan pinjaman online ilegal, edukasi keuangan seperti ini sangat penting. Kami ingin siswa memahami bahwa investasi legal, seperti saham, obligasi, dan reksadana, dapat diakses oleh semua kalangan tanpa harus mengeluarkan modal besar,” ujar Dr. Harliyanti.

Ia menambahkan bahwa investasi di pasar modal kini semakin mudah diakses oleh masyarakat. “Dengan modal Rp5.000, seseorang sudah bisa mulai berinvestasi di pasar reguler. Proses pembukaan rekening saham pun kini lebih sederhana, hanya membutuhkan KTP, rekening bank, dan akses internet,” paparnya.

Wakil Kepala SMKN 6 Kendari, Muhammad Ramli Sewa, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa.

“Kegiatan ini sangat positif bagi siswa kami karena memberikan edukasi yang berharga. Dengan adanya sosialisasi ini, mereka dapat memahami pentingnya literasi keuangan, mengelola keuangan dengan baik, dan mengenal investasi yang aman,” ujar Ramli.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi mengenai risiko investasi ilegal, termasuk penipuan saham bodong dan perjudian daring. “Harapan kami, setelah mendapatkan pemahaman ini, siswa dapat membedakan investasi yang legal dan ilegal, serta belajar menabung dan berinvestasi dengan lebih bijak,” tambahnya.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih mengenal dunia pasar modal dan memahami pentingnya investasi sejak dini sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang sehat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dr. Bakti, SE., M.Si., selaku Sekretaris Galeri Investasi BEI FISIP UHO, serta Yusnita, SP., M.Si., sebagai dosen FISIP UHO yang juga memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan literasi keuangan bagi generasi muda.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah
Editor: Redaksi

Pos terkait