Kendari, Sultrademo.co – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara membantah terkait pemberitaaan adanya pasien positif Corona di Sultra. Hal itu ditegaskan oleh Dinkes Sultra saat jumpa pers bersama Polda Sultra, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sultra, dan Ikatan Dokter Wilayah Sultra untuk menyampaikan kolaborasi himbauan Covid-19 di Aula Dinkes, (9/3).

Kadis Kesehatan Provinsi Sultra, dr. Hj. Andi Hasanah menegaskan sejauh ini dari hasil tes laboratorium menunjukan, belum ada satu pun pasien penderita Covid-19 atau virus corona di wilayah Sultra.

“Virus corona tersebut itu tidak benar adanya. Jadi, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir ataupun panik,”tegasnya

sultrademo

Ia meminta kepada semua media untuk melakukan pemberitaan yang berimbang, sehingga berita-berita yang beredar dan muncul di berbagai medsos tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Sejak timbulnya kasus yang di curigai virus Corona di Sultra. Dari hasil tes epidemiologi, dari tiga pasien yang dicurigai Virus corona telah diperiksa laboratorim Jakarta dengan hasil negaif dan ada juga pasien yang baru masuk hasilnya sama,”ungkap dr. Hj Andi Hasanah

Ia juga mengimbau agar masyarakat melakukan vola hidup sehat. Selain itu, terkait adanya dugaan virus corona menyebabkan beberapa apotek kehabisan stock masker.

Baca Juga :  Pendaftaran Ditutup, Tiga Balon Bupati Konsel Bakal Diverifikasi

” kelangkaan masker bukan karena adanga penimbunan di apotek-apotek yang ada di kendari, melainkan karena dari distributor yang kehabisan stock yang berada di surabaya,”ujarnya

Ia menjelaskan karena bisa jadi dari pihak distributor kehabisan stock karena meningkatnya pesanan dari ke daerah lain sehingga di sultra masih kosong.

” masker juga bisa di pergunakan dan begitupun antiseptik yang langka. Untuk alternatif lain alkohol 70% dan anti soap ,”ujarnya

Ditempat yang sama Humas Polda Sultra, La Ode Proyek menyampaikan pihaknya telah melakukan cross check dan terbukti terdapat salah satu apotek yang memang kehabisan stock masker dari ditributor.

“Selain itu, dari pihak kami telah meangani persoalan adanya penimbunan masker untuk itu masyarkat tidak perlu cemas,”harapnya

Untuk di ketahui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sultra telah membentuk Satgas di setiap daerah, guna untuk pencegahanan dan penangan jika terjadi Covid-19 atau Virus Corona.

Ilfa

Komentar