Kendari, Sultrademo.co – Forum Satu Data Indonesia (SDI) terus mendorong peningkatan kualitas serta sinkronisasi data di tingkat daerah. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Command Center Balai Kota Kendari,
Statistisi Madya Badan Pusat Statistik (BPS), Sri Aryani, mengungkapkan bahwa berbagai Standar Operasional Prosedur (SOP) telah disusun untuk memastikan penerapan prinsip Satu Data Indonesia berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
“Tahun lalu, kita sudah menetapkan SOP yang mengatur bagaimana penerapan prinsip standar data, termasuk alurnya. SOP ini sangat penting untuk memastikan pengelolaan data berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Sri Aryani dalam pertemuan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), BPS, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Ia menekankan bahwa peran Kominfo sebagai walidata sangat krusial dalam pengelolaan data di daerah. Kominfo bertanggung jawab terhadap kualitas data mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyebarluasan data.
Selain itu, Forum SDI juga berperan dalam menyusun daftar data dan rencana aksi terkait data yang harus disediakan oleh pemerintah daerah. Daftar data tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah, termasuk yang tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Forum SDI memastikan tidak ada lagi data yang tumpang tindih atau dikeluarkan oleh lebih dari satu instansi. Dengan daftar data yang jelas, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tanggung jawab dalam menyediakan dan merilis data sesuai kesepakatan yang telah dibuat,” jelas Sri Aryani.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi antara Kominfo dan OPD dalam pengelolaan data. Dengan daftar data yang terstruktur, Kominfo dapat meminta data secara sistematis kepada OPD terkait, sehingga proses penyediaan data menjadi lebih efisien dan akurat.
Melalui Forum SDI, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat tata kelola data yang lebih terintegrasi, akurat, dan terpercaya guna mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan berbasis data yang lebih baik.
Laporan : Hani
Editor : UL










