Kendari, Sultrademo.co – Pelaksanaan apel Hari Amal Bhakti (HAB) ke 78 di Kantor Wilayah Kementrian Agama Sultra berlangsung secara khidmat dan meriah, Rabu (3/1/12).
Sambutan Mentri Agama yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Asrun Lio menerangkan, momentum HAB ke 78 yang bersamaan awal tahun baru 2024 harus ditandai dengan spirit ganda.
“Spirit ganda ini harus diwujudkan dalam bentuk amal bakti yang semakin mendalam dan paripurna. Hari Amal Bakti tentu tidak semata sebuah nama, tetapi di dalamnya terkandung harapan dan tekad untuk mencurahkan pengabdian kita kepada seluruh umat beragama” kata Asrun Lio mengawali sambutannya di halaman Kanwil Kemenag Sultra, Rabu (3/1/2024).
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh jajaran Kemenag Sultra untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan dalam mewujudkan segala cita-cita dibentuknya Kementerian Agama.

Sebagai institusi yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan pendidikan keagamaan, kata Asrun tugas Kementerian Agama tidaklah ringan. Di antaranya adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional.
“Tugas berat ini dilaksanakan di antaranya dengan memberikan layanan yang adil, transparan, dan akuntabel untuk seluruh umat beragama,” imbuhnya.
Dikatakannya, Kemenag juga memiliki tugas untuk membangun karakter bangsa melalui pendidikan agama. Bekal pendidikan agama yang moderat adalah fondasi kokoh dalam mewujudkan kerukunan umat beragama demi tercapainya tujuan pembangunan.
“Melalui berbagai program reguler dan Tujuh Program Prioritas Kementerian Agama, kita terus bekerja keras melaksanakan tugas-tugas yang dimandatkan kepada kita semua,” paparnya.
Tujuh Program Prioritas Kementarian Agama diantaranya Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Kemandirian Pesantren, Cyber Islamic University, Religiousity Index.
“Tahun Kerukunan Umat Beragama adalah ikhtiar dalam memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat dan hasilnya sudah mulai terlihat,” tuturnya.
Lebih lanjut, kata Asrun Moderasi Beragama sudah menjadi napas dalam setiap derap langkah insan beragama. Transformasi Digital terlaksana di seluruh satuan kerja Kementerian Agama dan lembaga-pendidikan keagamaan. KUA sudah bertransformasi menjadi semakin baik dalam memberikan layanan. Pesantren-pesantren mulai menapaki fase kemandirian dalam amal usaha dan ekonomi.
Kemudian Cyber University sudah on the track. Kerukunan umat beragama pun semakin meningkat. Tentu, keberhasilan-keberhasilan itu menurut Asrun bukan tanpa kekurangan. Masih banyak yang harus dibenahi dalam rangka perbaikan program mendatang.
“Kita jangan berpuas diri dengan berbagai hasil yang dicapai. Kita harus selalu mengevaluasi diri karena tugas kita belum usai. Momentum pergantian tahun dan peringatan HAB ke 78 Kementerian Agama ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik,” tuturnya.
“Pada momentum HAB ke 78 Kementerian Agama ini, saya mengajak kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk meningkatkan spirit layanan kita kepada seluruh umat beragama. Indonesia Hebat Bersama Umat adalah tema yang kita usung pada HAB ke 78 ini. Ini bermakna bahwa kita harus membersamai umat untuk menuju Indonesia yang hebat,” lanjutnya.
Sebab wujud dari membersamai umat ini adalah dengan memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat beragama. Oleh karena itu, mari wujudkan birokrasi yang melayani. Melayani umat dengan senang hati, riang gembira, dan penuh pengabdian. Menjadikan pelayanan umat sebagai “panggilan hati”, bukan semata kewajiban birokrasi.
“Jika pelayanan umat ini dilandasi sebagai panggilan hati, maka akan terwujud birokrasi yang inklusif, transparan, dan berdampak. Kita akan betul-betul bersama umat, yang berujung pada Indonesia Hebat,” jelasnya.

Kemudian pada tahun 2024, dihadapkan pada peristiwa politik, yakni Pemilihan Umum. Agenda politik ini adalah satu hal yang lumrah dan merupakan agenda semua sebagai warga negara. Dalam kesempatan ini, Menag mengajak seluruh jajarannya untuk senantiasa menjaga diri, keluarga, dan masyarakat sekitar.
Bagi ASN Kementerian Agama, Menag berpesan untuk menjaga netralitas sesuai dengan ketentuan perundangan. Dengan balutan netralitas itu, ASN Kementerian Agama untuk membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
“Mari kita kawal pemilihan umum ini dari potensi penggunaan politik identitas, terutama identitas keagamaan. Kampanyekan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan politik identitas karena madharatnya sangat besar dan dapat berujung pada disintegrasi bangsa. Jadikan pemilihan umum sebagai agenda yang penuh riang gembira dan suka cita,”ujarnya.
“Selamat memperingati Hari Amal Bakti ke 78 Kementerian Agama. Semoga Kementerian Agama terus jaya, serta menjadi oase dan pelayanan umat yang terbaik,” pungkasnya.
Apel Peringatan HAB ke 78 lingkup Kanwil Kemenag Sultra dirangkaikan dengan penyerahan Bantuan operasional lembaga keagamaan dan bantuan bagi siswa berprestasi.







