Hamdil Penyebar Hoaks di Dunia Maya Terkait Penculikan Anak Mengaku Salah dan Minta Maaf

Ketgam : Pelaku Penyebar Hoaks Penculikan Anak, Hamdil

Konawe, Sultrademo.co – Salah satu isu yang menghebokan publik beberapa waktu lalu di Kabupaten Konawe khususnya, yakni isu penculikan anak di bawah umur. Isu tersebut tersebar dan terkuak saat salah satu pemuda yang beralamat di Desa Hudoa menyebarkan info tersebut melalui akun media Instagram dan Facebooknya.

Pada tanggal 22 januari 2023, Hamdil iseng memposting tulisan “waspada penculikan anak DPO wilayah sulawesi tenggara yang mengendarai mobil avansa silver” dan dalam postingan itu juga disertakan dengan enam foto orang yang di terangkan sebagai pelaku penculikan anak.

Bacaan Lainnya

Setelah postingan hoaks tersebut menyebar luas, masyarakat mulai dan ketakutan, padahal fakta yang sesungguhnya itu hanyalah gurauan dan candaan belaka dari Hamdil dan enam foto orang yang di posting sebagai pelaku penculikan itu tak lain adalah sahabatnya sendiri.

Kelima sahabatnya yang mengetahui hal tersebut akhirnya keberatan dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib.

Setelah mendapatkan informasi itu, Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setyadi memerintahkan jajarannya dan bergerak cepat memanggil Hamdil pelaku penyebar hoaks dan ke enam rekannya di mapolres Konawe, Kamis (26/1/2023)

Saat dimintai keterangan, pelaku mengaku postingan tersebut hanya semata-mata candaan

“Setelah kami pertemukan dengan kelima sahabatnya yang bersangkutan ia mengaku bersalah dan meminta maaf atas yang dilakukannya hingga membuat keresahan di tengah masyarakat, dan kemudian bersangkutan membuat video testimoni permintaan maaf dan tidak akan mengulangi kembali perbuatan yang serupa itu,” tutur Kapolres Konawe, Ahmad Setyadi.

Pihak yang dirugikan juga telah menerima permintaan maaf Hamdil dan tidak akan melanjutkannya ke ranah hukum.

Penulis : Jumardin

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait