Hasil Tes Swab PDP Kolaka Negatif, Ali Mazi Minta Pemda Tetap Waspada

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Wabah Virus Corona (COVID-19) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dr. La Ode Rabiul Awal melaporkan jumlah kasus konfirmasi positif untuk Provinsi Sultra hingga hari ini berjumlah 5 orang, Jumat (3/4/2020).

“Yang terdiri dari tiga kasus lama dan dua kasus baru dari tiga kasus lama tersebut, 2 orang di nyatakan belum sembuh 1 orang di nyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan swab tenggorok real time PCR” Terang dr. Rabiul Awal di posko gugus tugas percepatan penanggulangan Wabah virus corona (Covid-19) Provinsi Sultra.

Bacaan Lainnya

Ia membeberkan dua kasus baru yang dimaksud adalah laki-laki 42 tahun dan perempuan 43 tahun, keduanya adalah warga Kota Kendari yang memiliki riwayat kontak erat dengan dua kasus konfirmasi positif sebelumnya.

“Data-data OTG sebanyak 21, ODP sebanyak 923 PDP 13. Tentang distribusi data menurut kabupaten/kota akan kami sampaikan kepada publik dan media melalui tabel atau infografis dan khusus untuk PDP kolaka berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami terima dinyatakan negatif” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi menyampaikan bahwa hasil cek swab pasien PDP meninggal dunia di Kabupaten Kolaka di Lab Kemenkes RI ternyata Negatif.

“Pasien meninggal Almarhumah Hj Rahma tersebut sebelumnya suspect COVID-19, karena memiliki gejala dan juga memiliki riwayat perjalanan Umroh ke luar Negeri,” ujar Ali Mazi saat menggelar teleconfrence di Rumah Jabatan Provinsi Sultra bersama 17 Bupati dan Walikota se-Sultra.

Ali Mazi mengatakan, Almarhuma tak dinyatakan positif, sehingga warga Kolaka yang pernah berkontak langsung dengan Almarhumah tak perlu khawatir.

“Saya perlu sampaikan kepada Bapak Bupati Kolaka, bahwa hasil Swab dari Almarhumah telah keluar. Hasilnya negatif dan kami sangat bersyukur semua kepada Allah SWT,” kata Ali Mazi kepada Bupati Kolaka.

Ali Mazi meminta Pemerintah Daerah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam penanggulangan Virus Corona.

“Tim Percepatan penanggunalan Covid 19 mesti menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Misalkan alat pelindung diri dan juga Ruang Isolasi di rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk daerah. Saya harapkan tetap tingkatkan kewaspadaan,”pungkasnya.

Pos terkait