IAIN Kendari Rumuskan Strategi Sosialisasi Tarik Calon Mahasiswa

Suasana rapat evaluasi dan perumusan strategi sosialisai

Laporan: Supriyadin Tungga

Kendari, Sultrademo.Co– Institut Agama Islam Negeri (IAIN( Kendari merumuskan strategi sosialisasi untuk meningkatkan minat mahasiswa baru pada tahun 2022. Gagasan strategi sosialisasi ini dibahas dalam Rapat Evaluasi Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) tahun 2021 di salah satu hotel di Kendari, Senin (20/12/21).

Bacaan Lainnya

Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd saat membuka rapat sosialisasi SPAN – UMPTKIN IAIN Kendari tahun 2021 mengatakan, diperlukan strategi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan minat mahasiswa baru terutama di tengah situasi pandemi yang tidak menentu.

“Jumlah mahasiswa baru kita dari tahun ke tahun telah mengalami peningkatan akan tetapi kita masih perlu menghimpun sumber daya yang kita miliki untuk menggarap potensi masuknya mahasiswa baru dalam jumlah yang lebih besar. Oleh karena itu mari kita sama-sama memilah strategi yang tepat sesuai dengan kebutuhan di era new normal dan memblow up informaasi yang menjadi alasan calon mahasiswa baru dalam memilih perguruan tinggi seperti misalnya berapa jumlah beasiswa yang tersedia,” tambahnya.

Sementara itu, terkait peningkatan jumlah mahasiswa baru tersebut Rektor meminta seluruh pihak terkait untuk memaksimalkan pemanfaatan sarana prasarana dan memastikan pelayanan pendidikan berkualitas tetap terlaksana dengan baik.

“Jangan sampai mahasiswa baru bertambah, mutu layanan kita menurun karena keterbatasan pada sarana maupun jumlah SDM. Oleh karena itu kita harus membuat opsi pelayanan pendidikan memaksimalkan pemanfaatan sarana informasi teknologi seperti e-learning untuk menyiasati keterbatasan jumlah SDM dosen. E-learning juga dapat menjadi solusi di tengah pembatasan pertemuan fisik selama pandemi,” papar Rektor.

Wakil Rektor I IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M.Ag sekaligus ketua panitia penerimaan mahasiswa baru IAIN Kendari mengatakan, pihaknya akan membekali tim sosialisasi untuk menerapkan strategi penerimaan mahasiswa baru dengan metode blended baik melalui media sosial dan maupun tatap muka di sekolah-sekolah dengan melibatkan kepala sekolah dan para operator pengelola data sekolah dan siswa. Strategi ini akan memudahkan siswa dalam akses informasi penerimaan mahasiswa baru.

“Kita berharap kasus covid-19 terus melandai bahkan turun sehingga seluruh proses penerimaan mahasiswa baru bisa kembali normal. Kita menargetkan kuota tahun ini bisa tercapai di kisaran 1.800 orang sesuai dengan kapasitas sarana prasarana yang tersedia,” tambahnya

Rapat evaluasi dihadiri oleh Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan I, Ketua Program Studi dan seluruh panitia penerimaan mahasiswa baru IAIN Kendari.  Rapat evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil penerimaan mahasiswa baru, penetapan kuota mahasiswa baru tahun 2022 dan menjadi sarana diskusi untuk melahirkan gagasan-gagasan yang komprehensif  terkait peningkatan jumlah mahasiswa baru.

Pos terkait