Kendari, sultrademo.co – Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Rinna Diazella menghadiri pelatihan pembuatan bunga hias bersama tunarungu dan tunagrahita yang dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Kendari, pada Selasa (13/6/2023).
Turut hadir yakni Kepala Sekolah SLBN 2 Kendari Sri Mulyati, guru-guru SLBN 2 Kendari, Pengurus IWAPI Provinsi Sultra, Kadis Kominfo diwakili Pejabat Fungsional, dan peserta pelatihan yang berjumlah 13 orang,
Kepala Sekolah SLBN 2 Kendari Sri Mulyati dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah SLBN 2 Kendari ini, tedapat tiga jenjang yakni tingkat SD, tingkat SMP, SMA dan 5 ketunaan yaitu pertama, tunanetra yang tidak melihat kedua, tunarungu yang bisu dan tuli Ketiga, tunagrahita anak-anak yang lambat belajar Keempat, tunadaksa cacat fisik dan Kelima, Autis.
“Pembuatan bunga hias ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami terutama anak tunarungu dan tunagrahita sehingga untuk akademiknya nomor 2 dan keterampilannya itu yang kita utamakan yakni 75 persen memang pelajaran keterampilan dan 25 persen akademik,” ungkapnya
Dengan adanya kegiatan pelatihan pembuatan bunga hias ini sangat berguna untuk anak-anak dan bermanfaat untuk guru-gurunya di SLBN 2 Kendari berjumlah kurang lebih 20 guru sudah dengan operator.
“Untuk siswa dan siswi di SLBN 2 Kendari berjumlah kurang lebih 120 siswa dari SD, SMP, SMA,” jelasnya
Sementara itu, Ketua IWAPI Sultra Rinna Diazella menyampaikan pihaknya mempunyai program-program yang harus dijalankan salah satunya adalah memberikan kreativitas buat anak-anak tunarungu ataupun disabilitas.
“Minggu kemarin kami dari IWAPI juga berkunjung disalah satu dinas sosial disana melakukan pembinaan rutin juga dan untuk IWAPI mungkin kita akan bikin sebulan sekali,” tuturnya.
“IWAPI akan selalu melakukan pembinaan khusus buat anak-anak tunarungu yang ada disini, secara otak mungkin tidak cepat menangapi, tapi mungkin secara keterampilan mereka di berikan kelebihan yang luar biasa,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan IWAPI sangat antusias untuk memberikan pembinaan buat anak-anak tunarungu dan tunagrahita dengan memberikan anak-anak pelatihan dapat menambah keterampilan dalam meningkatkan kemandirian.
Dalam pantauan para siswa berkebutuhan khusus di sekolah ini tampak antusias mengikuti pelatihan di aula SLBN 2 Kendari yang berada di Jalan. Sao-sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Laporan: Muh Sulhijah
 






