JaDI Sultra: Saatnya Sultra Lahirkan Menteri Dalam Pemerintahan Nasional Periode 2019 – 2024

  • Whatsapp

Kendari (SultraDemoNews) – Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra), Hidayatullah, menegaskan bahwa siapapun kedepan yang terpilih sebagai Presiden baik Jokowi ataupun Prabowo, maka sudah saatnya Sultra memiliki menteri dalam kabinet pemerintahan nasional Periode 2019 -2024. Walau pula dilain pihak JaDI secara kelembagaan memiliki kader nasional terbaik untuk posisi menteri.

Menurutnya dengan sumberdaya yang dimiliki, baik itu sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA), sudah dapat menjadi nilai tambah bagi pemerintahan baru kedepan dalam memilih putra terbaik Sultra masuk dalam formasi menteri dalam kabinet pemerintahan yang akan datang.

Bacaan Lainnya

“Kita punya stok kader-kader terbaik asal Sultra yang telah berkiprah di kancah nasional. Banyak putra daerah kita yang memiliki kemampuan untuk menjabat sebagai menteri seperti Hugua (mantan Bupati Wakatobi), La Ode Ida (mantan Wakil Ketua DPD RI/Komisioner ORI) Prof. Dr. LM Masihu Kamaluddin (mantan Rektor Unisula/mantan Staf Ahli WakPres), Prof. Usman Rianse (mantan Rektor UHO), Ansyaad Mbai (Kepala BNPT), Laode M. Syarif (Pimpinan KPK saat ini). Prof. Zamrun Farihu (Rektor UHO)” Ungkapnya dalam rilis pers yang diterima sultrademo.co, Kamis (27/12/2018).

Mantan Ketua KPU Sultra ini juga menegaskan harapan masyarakat Sultra, agar tokoh-tokoh yang berasal dari Sultra dapat masuk dalam kabinet Pemerintahan nasional sangat besar. Karena semenjak Indonesia Merdeka, Sultra belum kebagian jatah Menteri. Beberapa periode lalu pernah ada nama-nama putra terbaik Sultra yang masuk kandidat menteri baik masa Gusdur, Megawati, SBY dan Jokowi tetapi hilang begitu saja.  Padahal putra Sultra sangat layak untuk menduduki jabatan menteri. Kita kecewa karena kita adalah provinsi yang sumber daya alam kaya akan tambang, mineral, perikanan, kelautan sebagai poros karang dunia aspek kemaritiman, dan pertanian sebagai lumbung padi untuk Indonesia Timur. Terutama kekayaan tambang, hanya dikuras oleh pengusaha-pengusaha luar negeri maupun pusat, tetapi SDM diabaikan begitu saja.

Dengan adanya menteri dari sultra nanti diharapkan akan meningkatkan pembangunan di Sultra. Karena para kader-kader terbaik Sultra tersebut sangat profesional dalam bekerja dan bisa memulihkan perimbangan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki.

“Saya melihat Sultra saat ini butuh salah satu kadernya dapat duduk menjadi menteri, agar dapat memberikan efek positif bagi daerah, terlebih dalam sektor pembangunan dan tata kelola sumber daya yang dimiliki oleh Sultra” Tambahnya.

Terakhir, Ia menegaskan bahwa semua tokoh asal Sultra tersebut adalah tokoh-tokoh terbaik yang sangat layak menduduki jabatan-jabatan menteri, karena memiliki pengalaman, jujur, profesional, akuntabel karena mereka semua adalah kader-kader yang berkarakter nasionalis yang mau bekerja untuk kepentingan Indonesia secara keseluruhan.

Pos terkait